Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Pemerintah Yang Memanasi Munculnya Perlawanan Terhadap Anjuran PSBB

SABTU, 09 MEI 2020 | 11:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang digembar-gemborkan pemerintah seolah hanya setengah hati dalam menghadapi pandemik Covid-19 di Tanah Air.

Pasalnya, pemerintah sendiri yang justru menjadi pemicu gejolak pembangkangan dari masyarakat yang memang tidak punya pilihan kecuali harus melanggar PSBB.

Begitu kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya beberapa saat lalu, Sabtu (9/5).


"Inilah PSBB ataupun karantina wilayah tak dilakukan dengan disiplin. Apalagi, pemerintah terlihat setengah hati dan memanasi munculnya perlawanan terhadap anjuran disiplin," ujar Andi Arief.

Menurut dia, masyarakat yang tidak punya pilihan harus keluar rumah untuk menafkahi sanak keluarga menjadi wajar. Karenanya, meskipun ada peraturan yang namanya PSBB mesti saja bisa tidak diindahkan.

"Masyarakat kita mungkin bisa menahahan lapar, namun sulit untuk dibatasi kebebasannya," tandasnya.

Sejumlah kebijakan pemerintah kerap berseberangan dengan spirit PSBB. Misalnya, kebijakan Menhub Budi Karya Sumadi yang mengeluarkan izin pengoperasian seluruh moda transportasi. Hingga wacana Menko Polhukam Mahfud MD terkait pelonggaran PSBB.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya