Berita

Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai/Net

Politik

Kritik Pembahasan RUU Haluan Pancasila, Natalius Pigai: Indonesia Akan Hampa Ideologi!

JUMAT, 08 MEI 2020 | 18:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Para wakil rakyat di Senayan kini tengah disibukkan dengan pembahasan puluhan RUU yang masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2020.

Namun dari 50 RUU, satu RUU belakangan menuai pro kontra, yakni RUU tentang Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang sejatinya tak banyak dilirik publik.

Menurut pandangan aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai, RUU usulan DPR RI ini seakan mengerdilkan keberadaan Pancasila.


"DPR bahas RUU Haluan Pancasila. Itu mempersempit lingkupan, Pancasila nanti terbatas pada petunjuk pasal-pasal UU tersebut," ujar Pigai di akun Twitternya, Jumat (8/5).

RUU ini akan berisi 58 pasal. Menjadi pro kontra lantaran beberapa di antaranya dikhawatirkan mengembalikan nilai-nilai orde lama hingga paham komunisme, dimana TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Larangan Setiap kegiatan Untuk Menyebarkan Atau Mengembangkan Paham atau Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme tak lagi menjadi landasan RUU tersebut.

Bagi mantan Komisioner Komnas HAM ini, penyempitan lingkup haluan Pancasila dalam RUU tersebut juga dikhawatirkan akan memberi celah ideologi lain untuk mengganti Pancasila.

"Jadi tidak ada lagi philosophische grondslag & Grundnorm, maka Indonesia hampa ideologi, Ideologi lain sangat potensial gantikan Pancasila," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya