Berita

Gedung RSUI/Net

Kesehatan

Meski Baru Setahun, RSUI Diharapkan Bisa Bantu Pemerintah Tangani Pasien Covid-19

JUMAT, 08 MEI 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rektor Universitas Indonesia (UI) melantik empat jajaran Direksi RSUI, yaitu Direktur Utama, Direktur Pelayanan Medis, Direktur Keuangan, dan Direktur Operasional.

Rektor UI diwakili oleh Sekretaris UI, Agustin Kusumayati melantik Astuti Giantini sebagai Direktur Utama, M. Arza Putra sebagai Direktur Pelayanan Medis,  Hermawan sebagai Direktur Operasional, dan Eka Pujiyanti Plt. Direktur Keuangan.

Pelantikan pejabat struktural RSUI yang baru di Auditorium Gedung Administrasi RSUI Kampus UI Depok, Rabu lalu (6/5).


Selain itu, pelantikan juga dilakukan untuk Ketua dan Anggota Dewan Pengawas RSUI yang baru. Upacara pelantikan dihadiri oleh beberapa pimpinan inti UI, para Dekan Fakultas UI, Direktur Utama RSCM, dan Kepala BPKP.

Direktur Utama RSUI melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawab penuh kepada Rektor UI sesuai dengan Peraturan Rektor UI No. 035/2016 tertanggal 27 Desember 2016 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Struktur Organisasi RSUI.

Untuk jajaran Dewan Pengawas RSUI, Fathema Djan Rachmat ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUI. Formasi anggota Dewan Pengawas yang sebelumnya berjumlah empat orang, kini bertambah satu orang anggota baru yaitu Ari Kusuma Januarto. Dewan Pengawas RSUI merupakan unit non struktural rumah sakit yang berkedudukan di luar pengelola RSUI, bersifat independen, dibentuk dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor UI.

Walaupun perubahan dinamika kepemimpinan terjadi dalam waktu singkat, RSUI tetap berupaya untuk bekerja keras secara profesional dan konsisten. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, pergantian kepemimpinan RSUI tidak menjadi penghalang bagi RSUI untuk meningkatkan pelayanan yang berkualitas. RSUI justru memperoleh kepercayaan untuk melaksanakan komitmen terkait penanganan Covid-19 yang diberikan oleh berbagai pihak.

Agustin Kusumayati mengatakan, UI memberikan apresiasi yang tinggi untuk RSUI, meskipun masih berusia 1 tahun dapat dengan cepat mempersiapkan tenaga dan juga fasilitas untuk perawatan penanganan pasien Covid-19.

"Kepada jajaran direksi RSUI yang baru, kami mempercayai dapat meneruskan estafet pelayanan dalam menangani Covid-19 di wilayah Kota Depok, sehingga kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tengah pandemi ini," terangnya, Jumat (8/5).

Sekretaris UI juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan RSUI periode sebelumnya karena telah bekerja keras dalam menjalankan operasional rumah sakit. Dia berharap pimpinan RSUI yang baru dapat memperkuat organisasi rumah sakit dalam menciptakan pelayanan yang lebih baik dan dapat mengembangkan inovasi tidak hanya dalam bidang pelayanan, tetapi dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Di tempat terpisah, Rektor UI Ari Kuncoro juga memberikan ucapan selamat dan menaruh harapan yang besar terhadap pimpinan RSUI yang baru.

"Selamat kepada jajaran direksi RSUI yang baru. Di masa yang tidak mudah saat ini, kami meyakini RSUI memiliki kapabilitas untuk membantu pemerintah di dalam memberikan pelayanan optimal dan cepat untuk penanganan pasien Covid-19, khususnya di Kota Depok. Selain itu, kedepannya RSUI tetap menjadi center of excellence di bidang kesehatan Indonesia yang dapat meningkatkan kapasitas pendidikan dan penelitian para mahasiswa UI," ujar Prof. Ari.

RSUI merupakan unit kerja khusus di bawah UI yang berupa lembaga rumah sakit umum yang dikelola dengan prinsip kemandirian dan tata kelola yang baik serta memilik fungsi pelayanan, pendidikan, dan penelitian bidang kedokteran, kedokteran gigi, dan kesehatan lain.

Dalam menjalankan fungsi pelayanan, RSUI bertugas menyelenggarakan pelayanan kesehatan terintegrasi dan mengutamakan tata kelola klinik yang baik, perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan berbasis bukti dengan memperhatikan aspek etika profesi dan hukum kesehatan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya