Berita

Presiden Joko Widodo dan para menterinya/Net

Politik

Prediksi LKPI, Pilpres 2024 Jadi Ajang Perang Bintang Menteri-Menteri Jokowi

JUMAT, 08 MEI 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pilpres 2024 memang masih jauh, tapi pergunjingannya sudah mulai dilakukan sejak dini. Ini mengingat Presiden Joko Widodo tidak akan lagi maju di pilpres.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), Arifin Nurcahyono memprediksi pilpres akan berubah jadi ajang perang bintang antar menteri-menteri Joko Widodo saat ini.

“Sepertinya menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin diprediksi punya potensi akan maju di Pilpres 2024,” terangnya kepada redaksi, Jumat (8/5).


Salah satu yang menurutnya siap adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Apalagi beberapa waktu lalu sempat viral video dari pendukung Erick Thohir yang mengatasnamakan diri sebagai Letho menggalang sembako untuk korban Covid-19.

Terlepas dari kontroversinya, Arifin Nurcahyono menilai bahwa video itu tanda Erick Thohir layak diperhitungkan.

“Diprediksi juga (Menteri Pertahanan) Prabowo Subianto akan maju di Pilpres 2024 berpasangan dengan (Ketua DPR) Puan Maharani karena sudah santer dibicarakan,” tegasnya.

Sementara nama terakhir yang ramai diperbincangkan adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Arifin Nurcahyono menilai tidak tertutup kemungkinan bagi Anies untuk menggandeng orang di lingkar Istana.

Nama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dinilai menjadi sosok yang tepat. Dengan menggandeng Moeldoko, Anies diyakini akan mendapat dukungan dari menteri-menteri alumni UGM, seperti Mensesneg Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono,

“Dipastikan juga Anies akan mendapat dukungan dari PKS. Karena memang Anies dianggap merepresentasikan sebagai simpatisan PKS,” tegasnya.

“Nah lalu bagaimana dengan partai koalisi pemerintahan dan oposisi lainnya untuk Pilpres 2024? Kita tunggu saja kejutan-kejutan nantinya,” demikian Arifin Nurcahyono.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya