Berita

Menag Fachrul Razi/Net

Politik

Larangan Operasi Moda Transportasi Dicabut, Menag: Agar Hajat Hidup Masyarakat Tetap Terbuka

JUMAT, 08 MEI 2020 | 04:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencabut larangan beroprasi moda transporasi darat, laut dan udara per Kamis (7/5).

Menteri Agama Fahrul Razi menegaskan mendukung kebijakan terbaru dari Gugus tugas penanganan virus corona baru (Covid-19).  

Menurut Fachrul Razi kebijakn yang diterapkan pemerintah adalah untuk kemaslahatan rakyat.


"Saya mendukung kebijakan terbaru Gugus Tugas Nasional Covid-19. Kebijakan tersebut berorientasi pada kemaslahatan agar hajat hidup masyarakat tetap terbuka sehingga keamanan dan kesejahteraan tetap terpelihara dalam proses penanganan Covid-19," ujar Menag Fachrul Razi di Jakarta, Kamis (07/05).

"Mudik tetap dilarang, namun hak-hak masyarakat yang sangat mendesak tetap terjaga, dengan tetap menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat," sambungnya.

Menag mencontohkan, terkait kematian atau orang yang sakit keras.  Menurutnya, ASN, TNI, POLRI, Pegawai BUMN, Lembaga Usaha, dan NGO, serta masyarakat yang dihadapkan pada musibah tersebut memang perlu diberikan izin melakukan perjalanan.

Menag optimis, kebijakan ini akan efektif dalam penanganan Covid-19 dan sekaligus menjaga hajat hidup masyarakat. Sebab, kebijakan ini juga sudah didukung oleh instansi/pejabat yang berwenang.

Namun demikian, pemerintah juga tidak dapat berjalan sendiri. Partisipasi dan kedisiplinan yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat juga akan sangat membantu percepatan penanganan dan pencegahan persebaran Covid-19.

Menag berharap ujian dan wabah ini dapat segera berlalu. Umat dunia dan Indonesia juga dapat mengambil pelajaran dari wabah ini sehingga menjadi lebih mawas diri dan tahan uji.

"Mari kita terus berdoa, terutama di bulan Ramadlan yang mustajab dan tingkatkan kepedulian serta sikap solidaritas kepada sesama supaya bangsa ini dikaruniai kebaikan dan mampu meringankan beban saudara-sadara kita yang terdampak, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun pendidikan," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya