Berita

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad/RMOLJatim

Nusantara

DPRD Jatim Terima Banyak Keluhan Distribusi Bansos Corona Tidak Tepat Sasaran

JUMAT, 08 MEI 2020 | 03:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) corona yang tidak tepat sasaran. Dia meminta agar masyarakat membeberkan bukti dan melaporkannya ke DPRD Jawa Timur.

“Saya menerima banyak laporan soal salah sasaran penyaluran bantuan, bukan orang yang tepat, akan tetapi sampai sejauh ini tidak didukung oleh bukti-bukti pendukung, karena itu saya imbau jika ada anggota masyarakat merasakan ketidakadilan dalam penyaluran bantuan tersebut jangan segan-segan melaporkan ke DPRD Jatim dengan menunjukkan bukti-bukti awal, dan bisa memanfaatkan medsos, baik facebook, instagram, atau twitter, ke akun DPRD Jatim atau ke akun pribadi,” katanya pada Kamis (7/5) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Dia menduga, adanya keluhan Bansos yang tidak tepat sasaran itu karena data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Jatim yang amburadul.


“Sejak kemarin saya saya mendapatkan banyak laporan melalui whatsapp, facebook, maupun twitter mengenai ketidaktepatan penyaluran bansos dari Pemerintah. Ditengarai data DTKS tidak akurat. Bisa dimaklumi, bahwa dalam situasi normal saja tidak tersaji data akurat keluarga penerima manfaat, apalagi dalam situasi krisis seperti sekarang ini,” tambah Sekretaris DPD Gerindra Jatim itu.

Sadad meminta Pemprov Jatim dan Kabupaten/Kota segera memperbaiki data tersebut. Kata Politisi Gerindra itu, jika penyaluran yang tidak tepat sasaran itu dibiarkan, maka banyak masyarakat yang menderita karena mengalami dampak pandemik Covid-19 tidak mendapatkan hak-haknya.

Menurutnya, Pemprov Jatim harus pro aktif untuk memperbaiki data tersebut, supaya masyarakat rentan miskin di Jatim tidak semakin menderita.

“Saya berharap jika masyarakat menemukan data yang tidak akurat di desanya, atau di RW dan RT, misalnya salah sasara, silakan menyampaikan bukti-bukti pendukung awal ke DPRD Jawa Timur, lokasi tepatnya di mana dan informasi pendukung lainnya. Saya kira untuk efektifitas bisa melalui media sosial,” pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya