Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PDP Covid-19 Di Kabupaten Bandung Bertambah Jadi 247 Jiwa

JUMAT, 08 MEI 2020 | 01:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Bandung kembali bertambah di hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial tahap II.

Dari data yang disampaikan Jurubicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung Yudi Abdurahman pada hari ini, Kamis (7/5) jumlah terbaru PDP menjadi 247 bertambah 14 jiwa dari hari sebelumnya (Rabu, 6/5).

“Dari 23 Kecamatan yang terdeteksi memiliki PDP Covid-19, sebaran terbanyak berasal dari Kecamatan Baleendah setelah itu Bojongsoang, Ciparay, Cikancung, Katapang,” terang Yudi seperri dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Kemudian, pria yang juga Kepala Diskominfo menjelaskan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 juga kembali mengalami peningkatan. Dimana pada hari ini tercatat 1.501 jiwa atau naik sebanyak 12 jiwa dibandingkan dengan hari sebelumnya.

“Sementara untuk jumlah yang positif covid-19 tidak ada peningkatan. Angkanya masih 43 jiwa sama seperti hari sebelumnya. 29 diantaranya berstatus aktif, 9 jiwa sembuh dan 5 jiwa meninggal dunia,” beber Yudi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya