Berita

Ketum DPP PKS, M. Sohibul Iman/Net

Politik

Sohibul Iman Paparkan 3 Tahap Bangun Ketahanan Pangan Nasional

JUMAT, 08 MEI 2020 | 00:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman memaparkan tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk keberlangsungan ketahanan pangan Nasional.

"Menurut saya goal pertama bagi kita adalah mari mengajak masyarakat untuk lebih akrab terlebih dahulu dengan alam ini. Saya melihat hari ini kelemahan kita adalah bahwa rakyat Indonesia sekarang ini tercerabut dari kedekatannya dengan alam," ungkap sohibul saat menjadi keynote speaker di acara Launching Gerakan Ayo Menanam Bersama PKS, Kamis (07/05).

Lalu yang kedua, lanjut Sohibul, mengajak masyarakat untuk mulai bertanam.


"Di sini saya tidak langsung menjadi yang muluk-muluk, langsung jadi sesuatu yang seolah-olah semua kita harus menjadi petani, semua harus menjadi argo industri, tidak. Tetapi menjadikan menanam itu sebuah hobi, habbit serta gaya hidup," ujar Sohibul.

Tahap selanjutnya, setelah aktivitas bertanam dapat menjadi hobi dan gaya hidup, diharapkan dengan bercocok tanam dapat menjadi mata pencaharian.

"Mereka menjadi pengusaha-pengusaha di bidang itu, nah ini juga harus kita dorong," ucap Sohibul.

Selain itu, peran pemerintah juga sangat besar dalam menjadi fasilitator rakyat yang tidak sekedar menjadikan bercocok tanam sebagai sebuah hobi, namun juga usaha.

"Bagaimana nanti pemerintah juga bisa memfasilitasi mereka-mereka yang bukan hanya hobi bertanam, tapi mereka juga bisa melangkah menjadikan cocok tanam itu sebagai sebuah bisnis, sebuah usaha," pesan Sohibul.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya