Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Jelang Lebaran, DPRD Pandeglang Minta Perangkat Desa Awasi Pendatang

RABU, 06 MEI 2020 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang diminta untuk memaksimalkan peran perangkat desa yang ada dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 di tingkat desa.

Begitu kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pandeglang, Iing Andri Supriadi, sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (6/5).

Menurut Iing, peran perangkat desa sangat penting dalam mendeteksi adanya pendatang dari luar Pandeglang saat memasuki musim mudik pada hari raya Idhul Fitri tahun ini.


"Perangkat desa seperti RT, RW dan kepala dusun merupakan garda terdepan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pandeglang. Para RT dan RW harus secara intens mendata orang yang masuk ke kampungnya masing-masing," ujarnya.

Pendataan kepada para pendatang dari luar daerah khususnya yang berasal dari zona merah Covid-19.

Bagi Iing, pendataan sangat penting dilakukan guna memastikan bahwa pendatang yang membandel mudik diawasi secara ketat sesuai dengan protokol kesehatan.

"Data para pendatang ini nanti harus ditulis sedetail mungkin seperti riwayat perjalanan dan kesehatan sebelum datang ke lokasi," katanya.

"Nah data ini nanti dilaporkan ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pengecekan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan,  guna memastikan kesehatan pendatang tersebut," dia menjelaskan.

Politisi Partai Demokrat ini meminta kepada semua komponen masyarakat bersatu dan bersinergi dalam upaya memerangi penyebaran virus corona di Kabupaten Pandeglang, khususnya dalam mengedukasi masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan.

"Ini adalah tugas kita bersama untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat melaksanakan protokol kesehatan, karena saya melihat masih terjadi penumpukan masa yg beraktifitas dengan tidak menggunakan masker dan menjaga jarak," demikian Iing.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya