Berita

Tim Jibom Polda Metro Jaya pastikan benda yang ditemukan di Serpong bukan mortir/RMOLBanten

Nusantara

Sempat Diduga Mortir, Benda Mencurigakan Di Serpong Ternyata Bandulan Kapal

RABU, 06 MEI 2020 | 09:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penemuan benda misterius oleh petugas kebersihan makam Tempat Pemakamam Umum (TPU) Bingbin sempat bikin geger warga Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (5/5). Bahkan, sempat diduga benda tersebut adalah sejenis mortir.

Polsek Serpong yang mendapat laporan warga atas penemuan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak jenis mortir, langsung berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Polda Metro Jaya.

Setibanya di lokasi, Tim Jibom langsung mensterilkan lokasi guna membatasi warga yang penasaran dan mendekati lokasi.


Kurang lebih 30 menit kemudian, Tim Jibom Polda Metro Jaya berhasil memeriksa benda tersebut. Dan tidak ditemukan unsur peledak di benda tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Jibom, benda yang diduga bahan mortir itu ternyata hanyalah bandulan atau pemberat bagi nelayan untuk melaut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi oleh Jibom Polda Metro Jaya, benda yang mencurigakan tersebut berhasil diamankan. Dan, dilaporkan bahwa benda tersebut bukanlah rangkaian dari bahan peledak. Namun benda yang biasa digunakan oleh nelayan di laut sebagai pemberat," terang Kapolsek Serpong, AKP Supriyanto, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Benda yang mempunyai berat sekitar 2 kilogram, kemudian diamankan petugas.

Supriyanto menambahkan, benda tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan makam.

"Jadi secara rutinitas warga membersihkan makam dan tidak sengaja ditemuilah bahan yang mencurigakan tersebut, sehingga melapor ke Polsek Serpong," tuturnya.

Sementara itu, Maryo yang pertama kali menemukan benda tersebut, sempat bingung dengan benda yang ditemukannya itu.

"Saya lagi nyapu. Benda itu seperti batu aja, selesai nyapu loh kok ini berat, apa kenapa, saya pikir kendi. Pas dilihat lagi, saya angkat ternyata ada kuncinya ya sudah saya taruh saja," ungkap Maryo.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya