Berita

Ketua Bidang Organisasi DPD IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap/RMOL

Nusantara

Ketimbang Berdebat Di Tengah Pandemik, IMM DKI Ajak Masyarakat Bahas Kapan Vaksin Corona Ditemukan

RABU, 06 MEI 2020 | 03:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pro kontra langkah Satgas Lawan Covid-19 yang diinsiasi oleh sejumlah anggota DPR RI terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Mulai dari alat pelindung diri (APD) yang dikenakan Satgas Lawan Covid-19 bertugas membantu masyarakat yang terdampak, hingga polemik obat herbal (jamu) yang disebut-sebut bukan berasal dari dalam negeri alias impor.

Terlepas dari pro kontra yang ada, Dewan Pimpinan Daerah katan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta menilai pandemik Covid-19 yang menimpa tanah air dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk saling bahu-membahu membantu masyarakat yang terdampak.


Ketua Bidang Organisasi DPD IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap meminta semua pihak untuk saling menahan diri memperdebatkan hal-hal yang tidak esensial alias gimik belaka.

Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah saling mengulurkan tangan antar sesama warga negara.

"Nah, semua pihak, publik, influencer baiknya menahan diri untuk berpendapat yang tidak esensial di tengah wabah ini. Perlu kerjasama, ikhtiar dari seluruh komponen untuk melawan Covid-19 ini," kata Ari Aprian Harahap dalam keterangannya, Selasa (5/5).

Menurut Ari Aprian, masih banyak hal-hal yang lebih prioritas untuk diperbincangkan bahkan didesak oleh publik. Misalnya, menanyakan sejauh mana kesiapan dan kelanjutan pemerintah mengupayakan pencarian dan pembelian vaksin Covid-19 untuk masyarakat.

"Kita sama-sama ketahui bahwa sampai hari ini belum ditemukan vaksin guna melawan Covid-19 ini," tegasnya.

Lagipula, sambungnya, terlepas kontroversi yang digoreng di media sosial oleh pihak manapun, sedianya semua pihak mengakui bahwa Satgas Lawan Covid-19 yang diketuai oleh Sufmi Dasco Ahmad masih turut berkontribusi terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Atas dasar itu, ketimbang memperdebatkan hal yang hanya menuai sensasi dan kontroversi itu, tapi di satu sisi pihak yang memperdebatkan tidak mempunyai kontribusi apapun.

"Lebih baik bicara kapan pemerintah temukan vaksin Covid-19 untuk masyarakat," tuturnya.

Kata Ari Aprian, seharusnya semua pihak bersikap fair, untuk tetap mengapresiasi adanya itikad baik dari para anggota DPR RI tersebut.

"Maka, ikhtiar yang diinisiasi oleh anggota DPR RI melalui Satgas lawan Covid-19 ini perlu diapresiasi sebagai sebuah usaha untuk melawan Covid-19 di Indonesia," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya