Berita

Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Tolak Klaim Virus Corona, China Siapkan Rp 4.000 T Untuk Sumbangan Covid-19 Di Luar Negeri

SELASA, 05 MEI 2020 | 16:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China akan memperluas kerja sama dana khusus Covid-19 dan tengah mempertimbangkan untuk menyumbang ke Rencana Tanggap Kemanusiaan Global dari PBB.

Dikatakan oleh Kepala Misi China untuk Uni Eropa, Xhang Ming, China akan mengambil bagian aktif dalam program Akselerator Covid-19 ACT yang diluncurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

China juga akan meningkatkan kerja sama penelitian dengan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), Aliansi Vaksin (GAVI), dan lembaga internasional lainnya untuk pengujian vaksin dan obat-obatan Covid-19.


Zhang mengatakan, pemerintah China juga sudah menyiapkan dana khusus untuk kerja sama Covid-19 sebesar 283 juta dolar AS atau setara dengan RP 4.284 triliun (Rp 15.139/dolar AS), melansir CGTN.

China juga telah menyediakan pasokan yang sangat dibutuhkan untuk lebih dari 150 negara dan organisasi internasional.

Hingga saat ini pun, LSM dan komunitas bisnis China sudah memberikan bantuan ke luar negeri senilai lebih dari 2,5 miliar yuan.

Menurut Zhang, pemerintah China telah menginvestasikan lebih dari satu miliar yuan untuk penelitian ilmiah tentang Covid-19.

Dalam pertemuan dengan negara-negara Uni Eropa, China juga berjanji untuk memberikan 1,4 miliar euro demi pengembangan vaksin.

Virus corona baru sendiri pertama kali muncul di Kota Wuhan. Hingga saat ini, virus tersebut telah menginfeksi lebih dari tiga setengah juta orang di dunia dengan lebih dari 250 ribu orang meninggal dunia.

Saat ini China tengah di hadapkan dengan klaim dari berbagai negara, terutama Amerika Serikat, yang menyatakan virus corona baru berasal dari laboratorium Wuhan. AS dan beberapa negara lain juga mulai mempertimbangkan untuk meminta ganti rugi atas pandemik Covid-19 dari China.

Meski begitu, China menolak klaim tersebut dengan tegas.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya