Berita

Menara Eiffel saat kuncian di Prancis/Net

Dunia

PM Prancis Ingin Longgarkan Kuncian, Parlemen Tolak Proposal

SELASA, 05 MEI 2020 | 16:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Prancis, Eduard Philippe mendukung rencana pelonggaran pembatasan yang sesuai jadwal akan mulai berlangsung pada 11 Mei. Namun rencana tersebut ditolak di parlemen.

Di hadapan para senator pada Senin malam (4/5), Philippe menjelaskan, pelonggaran kuncian sangat diperlukan karena bisa membantu pergerakan ekonomi yang hancur akibat pandemik.

"Pengurungan ini diperlukan untuk memenuhi keadaan darurat, tetapi biaya sosial dan ekonominya kolosal," ujar Philippe seperti dimuat CGTN.


"Kami berada pada saat yang menentukan, kami tidak bisa tetap di kuncian. Kehidupan ekonomi harus dimulai kembali secara imperatif dan cepat," tambahnya.

Kendati begitu, rencana tersebut dipandang masih terlalu dini oleh banyak pihak. Beberapa bahkan menganggap pemerintah belum menyiapkan aturan dan langkah-langkah perlindungan lainnya yang diperlukan jika kuncian dilonggarkan.

Atas dasar tersebut, Senat Prancis pada akhirnya menentang rencana tersebut. Di mana sebanyak 89 suara menolak, 81 setuju, dan 174 abstain.

Walikota yang mewakili wilayah Ile-de-France, yang termasuk ibu kota Paris, mendesak Presiden Emmanuel Macron untuk menunda pembukaan kuncian mengingat masih banyaknya kasus Covid-19.

Dalam surat terbuka kepada presiden, walikota meminta pembukaan kembali lembaga pembelajaran ditunda hingga setelah 11 Mei.

Perancis adalah salah satu negara yang paling parah terkena dampak global oleh pandemik Covid-19. Negara ini telah mendaftarkan 169.000 infeksi dan lebih dari 25.000 kematian.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya