Berita

Didi Kempot/Net

Nusantara

Makin Dekat Dengan Agama, Guru Spiritual Ungkap Keinginan Didi Kempot Sebelum Wafat

SELASA, 05 MEI 2020 | 16:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Almarhum Didi Kempot memiliki banyak harapan semasa hidup. Hal tersebut disampaikan KH Abdul Karim (Gus Karim), pengasuh Ponpes Al Quraniy Azzayadiy Solo.

Kepada awak media, Gus Karim menyebut belakangan ini sering kontak melalui telepon seluler. Mengingat kesibukan masing-masing tidak bisa bertemu langsung, komunikasi dilakukan melalui telepon.

"Beberapa hari terakhir ini ya bel-belan (telepon). Tapi sebelum ramadhan kemarin sempat main ke pondok. Alhamdullilah belakangan ini beliau dekat dengan urusan agama," jelasnya dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (5/5).


Semasa hidupnya, ucap Gus Karim, almarhum memiliki harapan ingin ikut serta melakukan syiar agama. Salah satunya melakukan kolaborasi dengan Habib Syech.

Dia ingin membawakan lagu-lagu Qasidah dengan versi (bahasa) Jawa bernuansa Islami.

"Bahkan beliau ingin membawakan lagu Jawa tapi qasidahan," ungkap Gus Karim.

Ditambahkan Gus Karim, ada satu hal yang menjadi kenangan bagi dirinya. Setiap kali datang ke Pondok, almarhum Didi Kempot sering minta air yang sudah didoakan olehnya.

"Yang menjadi kenangan saya, beliau sering minta air saya (sudah didoakan sebelumnya)," imbuh Gus Karim.

Bahkan harapan terbesar Didi Kempot yang disampaikan pada Gus Karim adalah ingin menjalankan ibadah umrah. Almarhum meminta dirinya untuk mendampingi ke Tanah Suci, termasuk ingin melaksanakan ziarah Wali Songo.

"Yang terakhir, ingin menjalankan ibadah umrah, bahkan almarhum mengajak saya untuk mendampingi," pungkasnya.

Didi Kempot meninggal dunia di puncak prestasi di RS Kasih Ibu Solo karena jantung dan ada riwayat penyakit asma.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya