Berita

Singapura/Net

Dunia

Kasus Tembus 19 Ribu, Singapura Masih Belum Bisa Longgarkan Pembatasan Gerak

SELASA, 05 MEI 2020 | 15:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kasus infeksi virus corona baru di Singapura terus meningkat, bahkan kali ini sudah melebihi angka 19 ribu.

Data pada Selasa (5/5) yang diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan, Singapura memiliki 632 kasus Covid-19 baru. Sehingga total kasus saat ini menjadi 19.410 kasus.

Dari sekian banyak jumlah kasus baru, hanya sembilan yang merupakan warga negara Singapura dan penduduk tetap. Sementara yang lainnya adalah para pekerja migran.


"Kami masih bekerja melalui perincian kasus dan pembaruan lebih lanjut akan dibagikan melalui siaran pers Kementerian Kesehatan yang akan dikeluarkan malam ini," kata kementerian itu seperti dimuat CNA.

Dalam pertemuan di parlemen pada Senin (4/5), Menteri Kesehatan gan Kim Yong menguraikan, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan pemerintah sebelum "pemutus sirkuit" atau pembatasan gerak dapat dicabut.

Salah satu faktornya adalah menjadikan jumlah kasus harian turun menjadi nol atau setidaknya satu digit selama periode berkelanjutan.

Yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah adalah menurunkan kasus dalam kluster pekerja migran yang merupakan kelompok terbesar yang terinfeksi virus corona baru di Singapura.

Dengan begitu, Gan mengungkapkan, akan membutuhkan waktu yang lebih lama bagi pemerintah untuk bisa mencabut pemutus sirkuit.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya