Berita

Evakuasi ABK MV Explorer Dream/Istimewa

Nusantara

Berhasil Dievakuasi TNI AL, 359 ABK MV Explorer Dream Langsung Lakukan Rapid Test

SELASA, 05 MEI 2020 | 11:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 359 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai anak buah kapak (ABK) di kapal pesiar MV Explorer Dream berhasil dievakuasi oleh TNI AL.

Seluruh 359 TKI itu terdiri dari 54 wanita dan 305 pria dan berasal dari berbagai daerah. Yakni Bali, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal (Mar) Hermanto, selaku Dansatgas pemulangan TKI ABK MV Explorer Dream turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya evakuasi ratusan TKI tersebut di dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Dalam proses evakuasi tersebut, TNI AL menerjunkan Kal. Kobra, dan Kal. Kalahian serta 4 unit Searider. Pasalnya, kapal MV Explorer Dream itu melakukan lego jangkar sekitar 3 mil laut dari Dermaga JICT II Tanjung Priok.

“Dengan menggunakan 4 boat para TKI dijemput, yang masing-masing boat diisi oleh 33-50 personel ABK menuju dermaga JICT II Tanjung Priok. Setelah ABK turun di dermaga selanjutnya tim evakuasi menyemprotkan cairan disinfektan kepada setiap ABK,” terang Kadispen Lantamal III, Mayor Laut Jusuf Ali, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (5/5).

Setelah dilakukan penyemprotan disinfektan, para ABK juga melakukan rapid test untuk memastikan mereka bebas dari Covid-19 atau tidak.

“Apabila dinyatakan negatif oleh tim medis, akan diarahkan naik bus dan apabila hasil rapid test positif maka akan dinaikkan mobil ambulans yang sudah disiapkan dengan APD,” tambahnya.

Sementara bagi ABK yang telah dinyatakan negatif Covid-19 kemudian diberangkatkan ke sejumlah hotel untuk menjalani isolasi selama 14 hari di bawah pengawasan tim medis dari Wisma Atlet.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya