Berita

Anak berpuasa/Net

Kesehatan

Tak Perlu Khawatir, Pakar Kesehatan: Berpuasa Bisa Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

SELASA, 05 MEI 2020 | 10:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang dokter penyakit dalam dan spesialis gastroenterologi mengungkapkan, berpuasa terbukti bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh yang sangat penting sebagai benteng pertahanan pertama dari serangan virus corona.

Dokter tersebut adalah Yusuf Uzun. Saat diwawancarai oleh Anadolu Agency, Uzun mengatakan, sistem kekebalan yang kuat adalah faktor perlindungan paling penting untuk Covid-19 selain mengenakan masker, mencuci tangan, dan praktik jarak sosial.

Uzun menekankan, rasa lapar bisa memicu autophagy atau "perawatan sel pelindung" pada orang sehat yang tidak memiliki penyakit tambahan,


Autophagy sendiri adalah cara tubuh membersihkan sel-sel yang rusak untuk meregenerasi sel yang lebih baru dan lebih sehat.

Seorang ilmuan Jepang bernama Yoshinori Ohsumi berhasil mengungkap mekanisme kunci autophagy. Ia bahkan dianugerahi Penghargaan Nobel 2016 untuk Fisiologi atau Kedokteran karena penemuannya itu.

Dalam penemuannya, Ohsumi menunjukkan bahwa mekan pada batasan waktu memiliki efek pada pembaruan sel dan memperlambat penuaan dalam tubuh.

"Oleh karena itu, pada akhir periode kelaparan 10-15 jam karena puasa, sel-sel sistem kekebalan tubuh mendapatkan kembali keseimbangan fisiologis vital yang lebih kuat dan diremajakan dengan menyegarkan dan menunjukkan efek yang lebih tahan dan protektif terhadap kanker dan infeksi," jelas Uzun.

"Meskipun studi lebih lanjut diperlukan pada subjek ini, telah dipahami bahwa sel-sel dalam tubuh diremajakan dengan memperbaharui dan memperkuat rasa lapar intraday karena puasa," tambahnya.

Uzun juga menekankan pentingnya tidur secara teratur dan diet seimbang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya