Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Para Pemimpin Dunia Beri Janji Rp 122 Triliun Untuk Pengembangan Vaksin Covid-19

SELASA, 05 MEI 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para pemimpin di seluruh dunia telah berkomitmen untuk mengalokasikan dana sekitar 7,4 miliar euro atau setara dengan Rp 122 triliun untuk penelitian vaksin dan perawatan Covid-19.

Komitmen tersebut disampaikan dalam konferensi video yang dihadiri oleh Komisi Eropa dengan setidaknya 40 pemimpin negara di seluruh dunia pada Senin (4/5).

"Selama acara hari ini, sekitar 7,4 miliar euro dijanjikan untuk penelitian dan pengembangan vaksin, diagnostik, dan terapi. Ini adalah demonstrasi solidaritas global yang kuat dan menginspirasi," ujar Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom seperti dilansir CGTN.


Pada awalnya, target pengembangan vaksin sendiri mencapai 7,5 miliar euro, sedikit lebih besar dari yang dijanjikan.

Beberapa negara non-Uni Eropa yang menghadiri konferensi tersebut di antaranya adalah China, Inggris, Norwegia, Jepang, Kanada, dan Arab Saudi.

Amerika Serikat sendiri tidak menghadiri konferensi tersebut setelah pada bulan lalu Presiden Donald Trump membekukan pendanaan untuk WHO.

Ada pun rincian komitmen setiap negara di antaranya, Prancis sebanyak 510 juta euro, Jerman sebanyak 525 juta euro, Jepang sebanyak 762 juta euro, Spanyol sebanyak 125 juta euro, Kanada sebanyak 551 juta euro, Norwegia sebanyak 188 juta euro, Inggris sebanyak 441 juta euro, dan Italia sebanyak 71,5 juta euro.

Kendati begitu, Tedros mengingatkan, angka tersebut mungkin hanya bisa memenuhi langkah awal penelitian. Di mana untuk selanjutnya akan membutuhkan dana yang lebih besar.

"Acara hari ini hanya mencakup satu bagian dari respons untuk penelitian dan pengembangan dalam vaksin, diagnostik & terapi. Dalam beberapa minggu dan bulan ke depan, kita akan membutuhkan lebih banyak lagi untuk memenuhi permintaan peralatan pelindung pribadi, oksigen medis dan pasokan penting lainnya, " ujar Tedros.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya