Berita

Dr Mike Ryan/Net

Dunia

Soal AS Punya Bukti Virus Corona Dari Laboratorium Wuhan, WHO: Itu Tetap Spekulasi

SELASA, 05 MEI 2020 | 08:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pernyataan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang terkait bukti virus corona baru berasal dari laboratorium Wuhan hanyalah spekulasi belaka.

Minggu (3/5), Pompeo mengungkapkan, pihaknya memiliki sejumlah besar bukti bahwa virus corona baru muncul dari laboratorium di Wuhan. Kendati begitu tidak membantah kesimpulan badan intelijen AS bahwa virus tersebut bukan buatan manusia.

Menanggapi pernyataan Pompeo, pakar kedaruratan utama WHO, Dr Mike Ryan pada Senin (4/5) mengatakan itu semua hanyalah spekulasi.


"Kami belum menerima bukti khusus data apa pun dari pemerintah AS yang terkait dengan asal virus tersebut. Jadi dari sudut pandang kami, ini tetap spekulasi," ujar Ryan seperti dimuat Reuters.

Lebih lanjut, sebagai organisasi berbasis bukti, Ryan mengatakan WHO ingin menerima informasi mengenai asal virus corona jika AS memang memilikinya.

"Jadi jika data dan bukti itu tersedia, maka pemerintah Amerika Serikat akan memutuskan apakah dan kapan itu bisa dibagikan," imbuhnya.

Sebelumnya para ilmuan sudah memberi tahu WHO bahwa sekuensing genom dari virus corona menunjukkan virus itu muncul secara alamiah.

Ryan juga mengatakan, sains, bukan politik, harus menjadi jantung dari pertukaran informasi dengan para ilmuwan China tentang masalah ini, memperingatkan agar tidak memproyeksikan "investigasi agresif atas kesalahan".

Ada pun virus corona diyakini berasal dari kelelawar dan melompat ke manusia melalui spesies lain.

Hingga saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari tiga setengah juta manusia di seluruh dunia dengan lebih dari seperempat juta orang sudah meninggal dunia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya