Berita

PBNU bukber bareng Dubes China/Net

Nusantara

Beda Dari Tahun Sebelumnya, Dubes Tiongkok Dan PBNU Adakan Buka Puasa Jarak Jauh

SENIN, 04 MEI 2020 | 19:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia mengadakan melakukan silaturrahmi dengan buka puasa bersama.

Tahun ini merupakan buka puasa bersama untuk kelima kalinya. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini buka puasa berlangsung secara daring.
 
“Meskipun berbeda dengan tahun-tahun lalu, tapi tidak mengurangi kekhususkannya, karena saling pengertian yang selama ini kita membangun kerja sama yang baik,” kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj kepada Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian, Senin (4/5)


Kedua berada di tempat berbeda, Said Aqil berada di Gedung PBNU, sementara Xio Qian di kantornya.  

Menurut Kiai Said, PBNU menjalin hubungan kerja sama dengan Tiongkok karena dalam sejarah, kedua negaratelah melakukan kerja sama sejak lama. Bahkan sejak berabad-abad lalu.  

“Terlepas masalah politik, bukan masalah politik, tapi budaya, peradaban, ilmu pengetahuan, agama juga. Cheng Ho ke sini dakwah juga. Tujuh kali Cheng Ho ke sini, membangun masjid,” katanya.

“Mudah-mudah hubungan yang kuat ini menjadi hubungan peradaban makin kuat, hubungan teknologi dan ilmu pengetahuan. Jangan dibaca dalam hubungan politik. Pokoknya tidak ada hubunganya dengan politik,” dia menambahkan.

Kiai Said menyebutkan bahwa PBNU dan Tiongkok telah membangun kerja sama dalam berbagai bidang, yaitu pendidikan dengan beasiswa untuk para santri, membangun MCK di beberapa pesantren di Jawa dan Banten, serta mobil ambulans.

Pada situasi pandemik, kata pengasuh pondok pesantren Al-Tsaqofah Ciganjur, Jakarta, Selatan ini. Tiongkok membantu PBNU sebanyak 300 alat pelindung diri (APD), 1.920 alat rapid test, 16.000 masker. Serta 1000 paket sembako.  

Duta Besar Tiongkok Xiao Qian mengatakan, bahwa Indonesia yang dipimpin Presiden Joko Widodo bersama Nahdlaltul Ulama yang dipimpin Said Aqil Siroj akan mampu mengatasi pandemik corona yang saat ini melanda.

Jika pandemik corona berlalu, kata dubes, dia akan mengajak kembali pengurus PBNU untuk berkeliling ke beberapa provinsi di Tiongkok.

Dia juga menyinggung bahwa Tiongkok dan Indonesia memiliki banyak kesamaan yang pertama multi agama dan budaya, termasuk agama Islam yang dijamin kebebasannya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya