Berita

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona baru atau Covid-19, Achmad Yurianto/Ist

Kesehatan

Percepat Pemeriksaan Covid-19, Pemerintah Datangkan Reagen Dan 1.500 Perangkat Tes PCR

SENIN, 04 MEI 2020 | 18:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bahan baku dan perangkat pemeriksaan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) berupa reagen dan catridge untuk mesin DCM tes cepat molekuler TBC resisten terus diimpor pemerintah.

"Pengujian sampel harus kita laksanakan terus secara masif. Dan gugus tugas mengupayakan untuk mewujudkan upaya masif ini, dengan mendatangkan reagen untuk pemeriksaan PCR real time yang harus kita impor dari luar negeri," ujar Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona baru atau Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (4/5).

Khusus untuk reagen, ia memastikan stoknya cukup untuk sampai penggunaan satu bulan ke depan. Kebutuhan peralatan 89 laboratorium penguji sampel Covid-19 menggunakan metode RT-PCR pun sudah diinventarisasi.


"Bersyukur, kemarin kita juga sudah menerima catridge untuk digunakan pada mesin DCM tes cepat molkuler TBC yang resisten obat. Kita bisa mendatangkan sekitar 1.500 catridge dari rencana sebanyak 172.000 pada tahapan pertama," sebut Achmad Yurianto.

Dari total catridge yang sudah diterima negara, beberapa sudah didistribusikan ke Sukabumi, Banyumas, Kediri, Lumajang, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Sumbawa, Mimika, Merauke, Yapen, Sorong, Ternate, Tarakan, dan Nunukan.

"Diharapkan di kota-kota tersebut bisa melakukan pemeriksaan sendiri dan bisa memperpendek waktu tunggu pemeriksaan spesimen," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya