Berita

Ketua Gugus Harian Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna/RMOLJabar

Nusantara

2 Hari Jelang PSBB Jawa Barat, Pemkot Bandung Masih Tunggu Pergub

SENIN, 04 MEI 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) se-Bandung Raya akan berakhir besok, 5 Mei 2020. Di sisi lain, meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menyetujui PSBB tingkat provinsi Jawa Barat dimulai pada 6 Mei 2020, Pergub dan SK Gubernur masih belum turun.

Ketua Gugus Harian Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, hingga saat ini Kota Bandung masih belum memutuskan perpanjangan PSBB di wilayahnya. Sebab Pemkot masih menunggu Pergub dan SK Gubernur.

“PSBB Kota Bandung itu ada masa periode, kita harus akhiri dulu. Berlanjut dan tidak, pertama berangkat dari hasil yang sudah kita evaluasi, dan sekarang kita menunggu Pergub,” tutur Ema di Balaikota Bandung, Senin (4/5).


Namun, kata Ema, ketika PSBB sudah diberlakukan di tingkat provinsi Jawa Barat, otomatis Kota Bandung yang merupakan bagian dari Jawa Barat, akan mengikuti aturan yang ada.

“Bahasanya tidak ada istilah tidak diperpanjang, tapi kita menunggu SK dan Pergub,” tegas Ema, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

“Logika saya, masa se-Jawa Barat diberlakukan PSBB, kemudian Bandung Raya dan Bodebek tidak melaksanakan, kan tidak mungkin. Kalau begitu PSBB Jawa Barat untuk siapa? Kan pasti untuk seluruh (provinsi) termasuk Bandung Raya,” jelasnya.

Kota Bandung sendiri merupakan salah satu wilayah yang menerapkan PSBB secara maksimal. Toh, hingga saat ini Pemkot Bandung masih belum menetapkan model PSBB pada pelaksanaan PSBB Jabar nanti.

Sehingga, lanjut Ema, pelaksanaan PSBB maksimal di Kota Bandung tetap akan berakhir pada Selasa besok (5/5).

“Kan Perwal kita ada masa waktu sampai tanggal 5, nah selesai kan, itu harus diakhiri dulu,” tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya