Berita

Pegawai KKP bagikan Nasi Ikan sebagai solidaritas kepada sesama warga masyarakat/Istimewa

Nusantara

Bagikan Nasi Ikan Selama Ramadhan, Pegawai KKP Wujudkan Solidaritas Di Tengah Pandemik

SENIN, 04 MEI 2020 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengisi bulan suci Ramadhan di tengah pandemik virus Corona baru (Covid-19) dengan kegiatan membagikan Nasi Ikan secara serentak kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

Gerakan Nasi Ikan yang diinisiasi Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, ini adalah membagikan paket nasi bungkus dengan lauk ikan, yang jadi nutrisi penting bagi tubuh.

Tak hanya memberikan bantuan, Edhy Prabowo juga mengajak masyarakat agar rajin mengkonsumsi ikan karena dapat meningkatkan imunitas tubuh sebagai upaya menangkal virus corona.


Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL), Aryo Hanggono menjelaskan, Gerakan Nasi Ikan ini merupakan gerakan solidaritas pegawai KKP dengan mengumpulkan sejumlah uang dari kantong pribadinya yang kemudian melibatkan pewarung kecil dalam produksinya.

“Ini murni bentuk solidaritas dari seluruh pegawai, dan tidak menggunakan anggaran negara,” ungkap Aryo, Senin (4/5).

Beragam cara dilakukan unit kerja Ditjen PRL dalam membagikan nasi ikan ini. Ada yang membuka posko pembagian nasi ikan, berkeliling mendatangi rumah-rumah masyarakat, bahkan ada petugas yang langsung mengantarkan hingga ke pedagang di pasar. Semua aktivitas dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

"Sudah ribuan bungkus nasi ikan dibagikan oleh pegawai DJPRL. Gerakan ini akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Selain untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat di saat pandemik corona, juga untuk menumbuhkan semangat solidaritas di tengah masyarakat," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya