Berita

Petugas berhasi menggagalkan upaya 'penyelundupan' mobil beserta penumpangnya untuk mudik ke Lampung/Repro

Nusantara

Sewa Truk Demi Mudik Ke Lampung, Perjalanan Pasutri Ini Hanya Sampai Pelabuhan Merak

SENIN, 04 MEI 2020 | 11:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya pasangan suami-isteri (pasutri) dari Jakarta untuk mudik ke Lampung akhirnya hanya berujung kesia-siaan.

Upaya mereka untuk mudik ini bisa dibilang berbiaya tidak sedikit. Bagaimana tidak, untuk mengelabui petugas agar bisa menyeberang dengan kendaraan pribadi dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, mereka menyewa truk dengan ongkos Rp 2 juta.

Truk yang hendak balik ke Lampung ini bersedia mengangkut pasutri beserta mobilnya karena mendapat bayaran cukup besar. Pasutri ini pun menyamar sebagai awak truk. Sementara mobilnya dinaikkan ke bak truk dan kemudian ditutup terpal.


Sayang, upaya pasutri ini gagal total. Petugas yang kini lebih cermat menyingkap terpal truk ketika hendak masuk Pelabuhan Merak, Cilegon, Provinsi Banten, Minggu (3/2). Terlihatlah bagian belakang mobil yang coba 'diselundupkan' ke Lampung tersebut.

Dilaporlan Kantor Berita RMOLLampung, petugas pun memerintahkan pasutri ini balik ke Jakarta. Mereka pun terkena larangan pergi ke Lampung hingga akhir bulan ini.

Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Ali Rahman Cipta Perwira, mengakui anak buahnya berhasil menemukan mobil APV plat B-1886-TRH di bak truk BE-8023-NA yang ditutupi terpal.

Untuk diketahui, sejak pekan lalu Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni tak lagi melayani penyeberangan penumpang hingga 8 Juni nanti.

Kapal feri hanya melayani penyeberangan kendaraan logistik, ambulans, dan kendaraan pejabat pemerintah yang terkait tugasnya.

Ini merupakan kelanjutan dari instruksi Presiden Joko Widodo yang melarang mudik untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru atau Covid-19 di Indonesia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya