Berita

Penyekatan arus mudik Semarang/Net

Nusantara

Empat Pengendara Bersuhu Badan Tinggi, Puluhan Kendaraan Diminta Putar Balik Di Semarang

MINGGU, 03 MEI 2020 | 09:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Puluhan kendaraan dengan tujuan Semarang yang datang dari Jakarta diminta putar balik di Pos Pengamanan dan Penanganan Covid-19 Penggaron, Kota Semarang.

Bahkan, dalam penyekatan yang dilakukan, petugas mendapati beberapa minibus mengangkut para penumpang yang diduga pemudik dengan suhu badan di atas 38 derajat.

Penyekatan yang dilakukan sejak Sabtu (2/5) malam hingga Minggu (3/5) dinihari di Pos Pelayanan Penggaron, berhasil menghalau puluhan pemudik kendaraan roda dua dan beberapa minibus dari Jakarta.


Dalam giat tersebut, petugas mendapati sebuah truk muatan mobil, dengan beberapa penumpang bersembunyi di dalamnya.

"Hingga dinihari ini, kita berhasil menghalau 20 kendaraan roda dua dan 5 kendaraan roda 4, dengan tujuan Kota Semarang dan Jakarta," ujar Kepala Posyan Penggaron, AKP I Nengah Suamba dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng.

"Mereka semua ini dari daerah pantura timur, seperti Kabupaten Kudus, Grobogan dan Pati. Rata rata mereka tak mengenakan masker," katanya menambahkan.

Saat dilakukan pengecekan, dari 20 sepeda motor, 4 pengendara kedapatan bersuhu tubuh di atas 38°C. Keempatnya langsung dibawa ke pos untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, petugas juga mendapati seorang penumpang bersembunyi di dalam mobil sedan yang diangkut truk. Truk yang diketahui bertujuan Jakarta tersebut, langsung diminta putar balik dan kembali ke daerah asal.

"Kami curiga dengan truk muatan mobil. Saat kami cek, ternyata ada seseorang yang bersembunyi di dalam mobil tersebut. Kami minta untuk langsung kembali putar balik," tambah AKP I Nengah Suamba.

Penyekatan terus dilakukan dengan petugas gabungan, TNI-Polri, Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan beberapa mitra kepolisian.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya