Berita

Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Politik

Marsekal Hadi: Seluruh Elemen Bangsa Harus Bersatu Dalam Penanganan Covid-19

MINGGU, 03 MEI 2020 | 07:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh komponen bangsa harus bersatu karena penanganan pandemik Covid-19 adalah sebuah peperangan melawan satu musuh bersama.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda secara daring yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu (2/5).

Dalam orasi ilmiahnya, Marsekal Hadi menyinggung terkait fenomena sosial yang dipandang sangat memprihatinkan yaitu ada segelintir masyarakat yang memperlakukan tenaga medis yang berjuang digaris depan melawan Covid-19 dengan tidak manusiawi.


"Para dokter dan tenaga medis yang telah rela berjuang mengorbankan keselamatan dirinya sendiri seharusnya diberi apresiasi. Namun, ternyata ada sebagian masyarakat yang bertindak sebaliknya," kata dia.

Dalam penanganan COvid-19, kata Hadi, petugas medis telah berjuang sekuat tenaga tidak mengenal waktu dan rela tidak nyaman dengan ketatnya protokol kesehatan.

"Karena sifat virus itu, para dokter dan tenaga medis lainnya harus bekerja dalam kondisi yang sangat tidak nyaman, selama berjam-jam menggunakan APD," ujarnya.

Menurut Panglima TNI, saat bangsa Indonesia merebut dan mempertahankan kemerdekaan para pejuang mendapat bantuan dan dukungan penuh dari rakyat.

Dukungan yang sama, bagi dia, juga harus diberikan masyarakat untuk membantu tenaga medis bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.

"Sangat disayangkan para tenaga medis, yang saat ini merupakan pejuang digaris depan dalam melawan Covid-19 justru mendapat perlakuan yang sebaliknya," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya