Pandemi virus corona baru atau Covid-19 di tanah air diyakini dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera berakhir.
Demikian disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden, Ikhsan Abdullah dalam serial diskusi Polemik bertajuk "PSBB, Mudik, dan Bansos", Sabtu kemarin (2/5).
"Sebentar lagi akan berakhir. Alhamdulillah kelihatannya Covid-19 ini sudah selesai tugasnya, segera selesai," ucap Ikhsan Abdullah.
Kendati demikian, Ikhsan Abdullah tidak menjelaskan secara detail apa yang melatari pernyataannya tersebut. Dia hanya menyebut wabah Covid-19 di Indonesia segera usai dengan beberapa tanda-tanda yang terjadi.
Pandemik ini, kata Ikhsan Abdullah, telah berhasil "membersihkan" beberapa tempat dan fasilitas umum yang biasanya dikerumuni manusia.
"Termasuk berhasil membersihkan faslitas umum, rumah ibadah, dan alhamdulillah termasuk membersihkan langit," tuturnya.
"Terutama langit Jakarata, sekarang kita lihat langit Jakarta sudah bening. Jadi itu tandanya corona segera berakhir," demikian Ikhsan Abdullah.
Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo meyakini aktivitas sosial masyarakat akan kembali normal pada Juli mendatang. Bahkan, Presiden Jokowi pun menegaskan bakal menggelar rapid test Covid-19 secara massal pada April hingga Mei.
"Presiden menegaskan berulang kali tentang pentingnya upaya kita untuk melakukan tes masif pada bulan April dan bulan Mei ini. Dilanjutkan dengan pelacakan yang agresif serta isolasi yang ketat," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, seusai rapat internal bersama Presiden, Senin lalu (27/4).
Adapun survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan, Covid-19 di Indonesia diperkirakan tuntas pada Juni 2020.
Pada survei kali ini, LSI mengolah data dunia yang ada ditambah riset lain. Dari situ lahirlah 3 kesimpulan soal virus corona.
Pertama, 99 persen kasus virus corona selesai sebelum vaksin untuk virus itu ditemukan. Bulan Juli-September 2020 adalah rentang waktu di mana virus corona tak lagi menjadi masalah bagi dunia. Pada rentang ini, yang terpapar virus corona masih tetap ada. Namun, jumlah kasus baru terpapar grafiknya menurun signifikan. Bisa dikatakan, puncak pandemik sudah dilewati.
Kedua, negara Indonesia termasuk negara menengah (Kategori B) dari sisi kecepatan menyelesaikan kasus virus corona untuk mencapai level 99 persen tuntas. Indonesia diperkirakan berada pada level 99 persen pada Juni 2020. Kondisi tersebut terjadi jika masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang digariskan WHO dan pemerintah seperti physical distancing, work from home, dan larangan mudik.
Ketiga, 100 persen Indonesia dan dunia bebas dari virus corona ketika vaksin atas virus itu ditemukan. Rentang waktu penemuan virus sekitar Mei-Juli 2021. Ketika vaksin ditemukan, virus corona berubah efeknya hanya seperti penyakit biasa yang tak lagi mematikan.