Berita

Animasi Lego yang mengolok-olok Amerika Serikat/Net

Dunia

Lewat Animasi Lego, China Sindir AS Yang Pernah Remehkan Virus Corona

MINGGU, 03 MEI 2020 | 07:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah menerbitkan sebuah animasi pendek berjudul "Once Upon a Virus" menggunakan tokoh-tokoh seperti Lego untuk mengolok-olok respons Amerika Serikat.

Animasi yang diunggah oleh kantor berita resmi pemerintah China, Xinhua, itu dimulai dengan tirai merah yang terbuka, menampilkan tokoh-tokoh Lego dalam bentuk seorang prajurit terakota yang mengenakan masker dan Patung Liberty.

"Kami menemukan virus baru," ujar prajurit tersebut pada Januari.


"Lalu? Itu hanya flu," jawab Patung Liberty.

Ketika prajutit tersebut memperingatkan mengenai virus dan betapa berbahaya penyakit yang disebabkannya, Patung Liberty hanya menjawab acuh tak acuh, seakan merujuk pada berbagai pernyataan Presiden Donald Trump pada awal terjadinya wabah, meremehkan Covid-19.

"Apakah kamu mendengarkan dirimu sendiri?" tanya prajurit tersebut ketika melihat Patung Liberty mulai terlihat memerah karena demam lalu menggunakan infus, pada Maret.

"Kami selalu benar, meskipun kami bertentangan dengan diri kami sendiri," ujar patung tersebut menjawab.

"Itulah yang saya sukai tentang kalian, orang Amerika, konsistensi kalian," ujar prajurit tersebut.

Dimuat CGTN animasi berdurasi satu setengah menit itu muncul di tengah perseteruan Washington dan Beijing mengenai asal usul virus corona yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China.

Trump pada Kamis (30/4) mengaku memiliki keyakinan bahwa virus tersebut berasal dari laboratorium Wuhan Institute of Virology. Ia bahkan mengatakan vius corona adalah salah satu upaya yang dilakukan China agar ia kalah dalam pemilihan presiden 2020.

Bersama dengan beberapa negara lain, AS juga menyerukan diadakannya penyelidikan internasional mengenai virus corona.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya