Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Duh, Pasien Positif Covid-19 Di Lampung Punya Risiko Cukup Besar Meninggal Dunia

MINGGU, 03 MEI 2020 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lampung berada di urutan kedua paling berisiko meninggal dunia pasien yang positif terinfeksi Covid-19, dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia.

Menurut Kadiskes Lampung, Reihana, perhitungan tersebut didapat berdasarkan jumlah pasien yang meninggal dibagi kasus positif kemudian dikalikan 100.

Dari hitungan tersebut, tingkat risiko kematian akibat Covid-19 di Lampung adalah lima persen.


"Kasus positif 50 dan jumlah pasien yang meninggal 5 orang dan jika dipersentasi menjadi 5 persen potensial meninggal dunia," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Tapi, jika kasus positifnya lebih banyak maka persentasenya akan lebih kecil.

“Kita saat ini case fatality rate-nya memang tinggi dihitung dengan rumus case fatality rate, 5 dibagi 50 dikalikan 100 menjadi 5 persen,” katanya, Sabtu (2/5).

Menurut Reihana, hal serupa pernah terjadi di DKI Jakarta. “Ketika di DKI sudah banyak pasien Covid-19 meninggal, sementara jumlah pasien positif Covid-19 belum begitu banyak, persentase risiko kematian pasien Covid-19 juga tinggi,” imbuh Reihana.

Reihana mengatakan, risiko kematian pasien Covid-19 bisa dipengaruhi beberapa faktor. Antara lain faktor usia, faktor penyakit penyerta, dan faktor stres.

Menurut Reihana, dari 5 pasien yang meninggal 4 di antaranya berusia lebih dari 59 tahun. Sedangkan yang berusia 35 tahun atau usia produktif ada satu orang.

“Di Lampung, 80 persen pasien Covid-19 yang meninggal berusia di atas 59 dan hanya 20 persen yang berusia 35 tahun. Pasien nomor 10 berusia 71 tahun, pasien nomor 13 usia 63 tahun, pasien 15 usia nomor 65 tahun, dan pasien nomor 19 usia 59 tahun. Pasien meninggal yang berusia 35 tahun adalah pasien nomor 02,” bebernya.

Reihana mengatakan lima pasien Covid-19 di Lampung yang meninggal dunia semuanya memiliki riwayat penyakit penyerta.

Termasuk, kata dia, pasien termuda Covid-19 di Lampung, yaitu pasien nomor 02 dan berusia 35 tahun.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya