Berita

Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana/Net

Nusantara

3 Hari Jelang PSBB, Pemkab Karawang Siapkan 100 Ton Beras

MINGGU, 03 MEI 2020 | 04:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bantuan untuk disalurkan kepada masyarakat selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tengah disiapkan Pemkab Karawang. PSBB. Rencananya PSBB di Karawang akan mulai diberlakukan Rabu (6/5) mendatang.

Adapun sejumlah bantuan yang akan salurkan Pemkab Karawang dalam waktu dekat adalah beras. Saat ini, Pemkab Karawang tengah mempersiapkan stok cadangan beras di gudang Bulog Purwasari.

“Pemkab Karawang untuk saat ini  memiliki cadangan beras kurang lebih 100 ton yang akan disalurkan kepada masyarakat selama masa PSBB berlangsung,” terang Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, usai mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog Purwasari, Sabtu (2/5).


Cellica menerangkan,  seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat telah mendapatkan izin dari Menkes untuk memberlakukan PSBB, termasuk Kabupaten Karawang. Sehingga mau tidak mau, pihaknya tetap akan memberlakukan PSBB.

“Perlu dipahami seluruh masyarakat Karawang, PSBB tidak seram seperti yang dibayangkan. PSBB bukan lockdown. Kami hanya membatasi. Seperti membatasi aktivitas masyarakat di luar dan ketika beraktivitas ada ketentuan ketentuan yang harus ditaati,” ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Lebih lanjut Cellica menuturkan, sebelum penyaluran bantuan dilakukan, pihaknya terus memverifikasi dan memvalidasi data penerima  bantuan. Mereka adalah masyarakat di luar bantuan Presiden, Gubernur, Pemkab dan Pemdes.

Di samping itu, Cellica meminta peran serta masyarakat dalam membuat dapur umum dengan petunjuk dan teknis yang terus dipelajari. Nantinya, dapur umum akan mendapatkan bahan logistik dari Pemkab.

“Kami memerlukan partisipasi masyarakat untuk mengolah. Makanan-makanan dari dapur umum itu nantinya akan diberikan untuk masyarakat yang tidak memperoleh bantuan manapun. Baik bantuan dari Presiden, Kemensos, Gubernur, Pemkab maupun Pemdes,” ucapnya.

Cellica menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para pengusaha, forum komunitas, termasuk dari sejumlah perusahaan yang ingin menyalurkan bantuannya melalui dana Corporate Social Responsibilities (CSR).

“Koordinasi itu bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak tumpang tindih,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya