Berita

Lalu lintas di depan Kantor Walikota Tangsel tetap padat di saat penerapan PSBB/RMOLBanten

Nusantara

PSBB Akan Diperketat, Depan Kantor Walikota Tangsel Masih Saja Padat

MINGGU, 03 MEI 2020 | 03:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, sudah mengatakan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diperpanjang, berdasarkan Keputusan Walikota Nomor 338/kep.137-Huk/2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pelaksanaan PSBB dalam Rangka Penanganan Covid-19.

Jika di periode pertama PSBB yakni dari 18 April hingga 1 Mei 2020 pelanggar hanya diberi peringatan dan edukasi. Pada PSBB periode kedua, Airin bersama stakeholder akan meningkatkan kedisiplinan warga Tangsel.

"Saya berharap betul kita semua disiplin. Dan kami di jajaran Pemkot bersama dengan Polres dan Kodim di periode ini, kita akan meningkatkan pendisiplinan baik perusahaan perusahaan yang masih beroperasi maupun masyarakat yang masih berkerumun," ucap Airin melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLBanten, Sabtu (2/5).


Namun, faktanya dalam pantauan Kantor Berita RMOLBanten di Jalan Raya Maruga tepat di depan Kantor Walikota Tangsel lalu lintas masih padat.

Salah seorang warga, Rizki, mengatakan hampir setiap sore hari memang jalan di depan Kantor Walikota Tangsel padat.

"Setiap hari memang macet banget jalan di sini. Tapi pas PSBB hari pertama itu jalan mulai sepi, sekarang-sekarang justru makin ramai lagi," terang Rizki.

Ia juga memberikan masukan kepada Pemkot Tangsel, seharusnya ada petugas yang berjaga seperti layaknya pos check point PSBB.

"Ya harusnya ada semacam pos check point di sini, apalagi di depan Kantor Walikota. Kalau begitu mungkin bisa mengurangi kemacetan, Mas," tutupnya.  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya