Berita

Ade Yasin/Net

Nusantara

Sudah Terapkan PSBB, Bupati Bogor Ungkap Masih Ada Pabrik Yang Operasi

SABTU, 02 MEI 2020 | 19:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seiring diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor, sejumlah pabrik masih ada yang tetap beroperasi.

Hal ini justru kontraproduktif dengan Peraturan Kementerian Perindrustrian dan Kementerian Perdagangan terkait operasional pabrik bidang ekpor impor selama PSBB.

Bupati Bogor Ade Yasin, mengaku khawatir dengan pabrik-pabrik yang masih beroperasi itu nantinya justru menjadi kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.


"Perusahaan di luar itu masih ada (beroperasi) dengan alasan eskpor impor dan sebagainya. Itu yang saya keluhkan juga," kata Ade Yasin dalam serial diskusi daring MNC Trijaya FM, bertajuk "PSBB, Mudik, dan Bansos", Sabtu (2/5).

Bupati dari PPP ini menyatakan, memang tidak semua perusahaan dihentikan untuk beroperasi. Seperti perusahaan alat pelindung diri (APD) hingga industri kesehatan masih bisa beroperasi, dengan catatan untuk memenuhi kebutuhan dalam hingga luar negeri.

"Memang ada yang dikecualikan dari 8 yang dikecualikan itu diantaranya alat-alat APD yang produksi APD itu boleh," katanya.

Tetapi, sambungnya, masih banyak perusahaan atau pabrik berdalil untuk ekspor dan impor sehingga masih beroperasi.

Terlebih, sejumlah aturan berbenturan dengan aturan Kementerian Perindrustrian yang memperbolehkan perusahaan ekspor dan impor beroperasi selama PSBB.

"Jadi artinya ini sulit ketika kami ingin menegakkan hukum bahwa dengan alasan ada surat peraturan dari kementerian perindustrian yang mengecualikan," demikian Ade Yasin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya