Berita

Bupati Bogor, Ade Yasin/Net

Nusantara

PSBB Belum Maksimal, Bupati Bogor Sebut Masih Banyak Masjid Gelar Shalat Jamaah

SABTU, 02 MEI 2020 | 15:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor masih menyisakan sejumlah persoalan. Salah satunya, imbauan untuk ibadah dirumah masih sulit diindahkan oleh masyarakat.

Sejumlah masjid masih menggelar ibadah berjamaah seperti shalat Jumat hingga tarawih. Meskipun, status PSSB di Kabupaten Bogor memasuki fase perpanjangan.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, masyarakat Bogor memang masih sulit untuk mengindahkan anjuran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga ditekankan pemerintah agar beribadah di rumah.


"Ya ini juga salah satu kendala," kata Ade Yasin dalam serial diskusi MNC Trijaya bertajuk "PSBB, Mudik, dan Bansos", Sabtu (2/5).

Namun begitu, Ade Yasin yang juga politisi PPP ini memahami bahwa menyoal keyakinan agama sangat sensitif dan tidak bisa dibenturkan karena bersifat prinsipil.

Karenanya, Pemkab Bogor menggandeng MUI dan sejumlah organisasi masyarakat lainnya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Jadi kita sudah ada seruan bersama antara Forkopimda, MUI, DMI dan FKUB. Mengedukasi masyarakat bahwa kerumunannya ini berbahaya, bukan ibadahnya," tegasnya.

Ade Yasin menambahkan, pihaknya juga telah melakukan imbauan kepada seluruh camat di Kabupaten Bogor untuk turut andil dan bahu membahu menjaga Bogor dari wabah Covid-19.

Namun, terkait ibadah di masjid ini pernah kejadian di Kecamatan Kemang, ada salah satu makmum ketika shalat meninggal dunia. Nahasnya, bukan malah ditolong malah ditinggalkan jamaah yang lainnya.

Hal ini, kata Ade Yasin, seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak. Namun, lagi-lagi sulit jika harus dibenturkan dengan keyakinan masyarakat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya