Berita

Teguh Santosa/Net

Dunia

Lewati Arab Spring Tanpa Pergantian Rezim, Teguh Santosa: Maroko Berhasil Perbesar Pengaruhnya Di Afrika

JUMAT, 01 MEI 2020 | 21:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Selain mampu melewati Arab Spring tanpa gejolak politik yang brarti, Kerajaan Maroko juga berhasil mengembalikan posisi sebagai pemain utama di benua Afrika.

Sejak era Perang Dingin, khususnya pada pertengahan 1970an, Maroko diganggu oleh kelompok separatis yang ingin memisahkan diri. Kelompok separatis ini ditampung di negara tetangga Aljazair, dan pada masa Perang Dingin mendapat dukungan dari blok Timur, dalam hal ini Uni Soviet, Aljazair, dan Libya.

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko, Teguh Santosa, keberhasilan Maroko membuktikan diri sebagai negara yang menghormati prinsip-prinsip demokrasi membuat negara itu tampil lebih percaya diri dalam memperjuangkan keutuhan wilayah.


Pendapat itu disampaikan Teguh dalam diskusi daring bertema “Ujung Musim Semi Arab dan Liberalisasi Saudi” yang diselenggarakan Pusat Kajian Tajdid Institute” pada Jumat sore (1/5).

“Reformasi yang dilakukan Maroko sejak 1999 kemudian 2011 menciptakan Maroko yang relatif stabil. Selain itu Maroko juga berhasil memainkan peran yang lebih strategis di benua Afrika," ujar Teguh.

Untuk membuat perannya di benua Afrika semakin signifikan, pada tahun 2017 Raja Muhammad memutuskan untuk kembali bergabung dengan Uni Afrika.

Maroko merupakan salah satu pendiri Organisasi Persatuan Afrika (OAU) yang merupakan cikal bakal Uni Afrika pada tahun 1963. Tetapi di tahun 1984 Maroko memutuskan untuk hengkang karena OAU menerima negara boneka di Sahara menjadi anggota.

Keberhasilan Maroko menjaga stabilitas politik di dalam negeri dan mencatat berbagai kemajuan ekonomi berbuah kepercayaan negara-negara Afrika.

Maroko tak sungkan mengulurkan tangan memberikan bantuan pada negara-negara Afrika yang sedang mengalami kesulitan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya