Berita

Komunitas Turun Tangan/Net

Nusantara

Lawan Covid-19, Komunitas Turun Tangan Surabaya Bagikan Masker Untuk Warga Dan Ojek Online

JUMAT, 01 MEI 2020 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komunitas Turun Tangan Surabaya membentuk Tim Aksi Penanggulangan Covid-19 (TAP-C).

Melalui aksinya yang mereka namakan #gerakbareng, relawan Turun Tangan Surabaya membagikan masker non-medis kepada ojek online dan warga yang membutuhkan.

Anis Burhanuddin, leader project kegiatan ini menjelaskan, tujuan dari kegiatan kami ini adalah untuk membantu masyarakat mencegah penyebaran Covid-19 di Surabaya.


“Kami membagikan masker non-medis karena masker medis lebih di prioritaskan untuk tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Jumat (1/5).

Relawan Turun Tangan Surabaya mengirimkan bantuan masker non-medis sebanyak 60 masker kedua basecamp komunitas ojek online yaitu Barisan ojek online Jawa Pos (Bajol) dan Doli Driver Online Ladies Independen di daerah Jambangan.

Selain ojek online, Turun Tangan Surabaya juga membagikan 180 masker kepada warga pinggiran rel Pusat Grosir Surabaya (PGS) RT 04 Dupak Magersari, Kelurahan Jepara Kecamatan Bubutan.

“Saat pembagian masker kepada warga, kami membagikannya dari rumah ke rumah untuk menghindari kerumunan. Tak lupa saat membagikan, relawan kami tetap memakai masker dan menerapkan jaga jarak/physical distancing,” kata Anis.

Aksi ini adalah aksi lanjutan yang sebelumnya, pada 14 April 2020, Turun Tangan Surabaya berkolaborasi dengan Kampung Lali Gadget melakukan kegiatan "Gerakan Peduli Tenaga Medis dan Relawan Covid-19".

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya