Berita

Pemantauan suhu tubuh menggunakan drone/Ist

Kesehatan

Pantau Pakai Drone, Gugus Tugas Covid-19 Tegur Warga Tanpa Masker

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 23:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beragam cara dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam memantau penyebaran wabah virus corona baru (Covid-19). Salah satunya dengan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone.

Pemantauan dilakukan sejak Rabu (29/4) di sejumlah titik seperti di Pelabuhan Tanjung  Priok, Terminal Bus Tanjung Priok untuk menemukan orang yang bersuhu tinggi dan orang tanpa gejala (OTG).

Hasil pantauan Gugas Covid-19 yang diawaki oleh prajurit TNI AD dari Satuan Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) dan bekerja sama dengan Indonesia Aero Camera (IAC) di titik tersebut belum ditemukan orang yang terdeteksi bersuhu tinggi.


Pemantauan kembali dilanjutkan Kamis (30/4) di sejumlah titik di Jakarta Pusat dengan membagi dua tim. Tim A bertugas memantau di wilayah Rawamangun, Kampung Rambutan, dan Klender. Sedangkan Tim B melakukan pantauan di wilayah Kemayoran, Palmerah, Pasar Minggu, dan Jakarta Pusat.

"Pengamatan oleh ke dua tim tersebut mulai dilakukan pukul 09.00 WIB-16.00 WIB. Fokusnya memantau pengumpulan massa pada pagi hari yang terlihat di pasar dan orang yang akan berangkat kerja," tutur Gugus Tugas PP Covid-19 bidang Komunikasi Publikasi, Kolonel Inf Kristomei Sianturi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4).

Sementara pada siang hari dilakukan di sejumlah perkantoran. Kemudian pada sore hari fokus pemantauan di pasar-pasar dadakan yang menjual jajanan menjelang buka puasa. Apabila terdapat indikasi masyarakat yang bersuhu tinggi, maka tim akan mendekati orang tersebut dan berkoordinasi dengan Puskemas setempat.

Dari hasil pantauan di lapangan, masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker. Bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, drone akan mendekat dan mengeluarkan peringatan suara untuk segera menggunakan masker.

Drone tidak hanya dilengkapi kamera, melainkan juga menggunakan pengeras suara untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

"Drone tersebut telah memiliki update firmware terbaru yang memungkinkan memantau suhu tubuh dengan tingkat kesalahan pada kisaran 0,5-1 drajat celcius bergantung pada kondisi suhu sekitar area pengoperasian drone, dengan kemampuan terbang selama kurang lebih 30 menit lamanya," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya