Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Serikat Pekerja BUMN: Omnibus Law Dan Kartu Prakerja, Blessing In Disguise Bagi Negara Kita

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 21:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemik virus corona baru atau Covid-19 membawa dampak yang cukup berpengaruh pada sektor perekonomian Indonesia.

Untuk mencegah dampak ekonomi tersebut, pemerintah Presiden Joko Widodo sudah mencanangkan untuk menyelesaikan Omnibus Law RUU Cipta Kerja dan menjalankan program kartu prakerja.

Sekjen Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Tri Sasono menilai, dua kebijakan tersebut sudah tepat untuk segera dijalankan pemerintah.


Walaupun kondisi negara sedang tidak nyaman di tengah wabah. Bagi dia, dua kebijakan itu bisa menjadi langkah pemulihan ekonomi nasional ketika Covid-19 berlalu.

"Dua program ini bisa jadi merupakan sebuah blessing in disguise bagi negara kita, artinya suatu hal baik atau berkah yang di dapat dari suatu kejadian yang tidak mengenakkan," ujar Tri Sasono dalam keterangannya, Kamis (30/4).

Tri Sasono menyebutkan, semua negara yang terdampak Covid-19 sudah menyiapkan langkah pemulihan. Dan bagi Indonesia, RUU Cipta Kerja bisa menjadi langkah yang tepat.

"Coba saja andaikata pemerintah tidak punya kedua program tersebut saat pandemik Covid-19 berlalu, maka yang terjadi pemerintah tidak punya kompas untuk menentukan arah negara ini pasca Covid-19," jelasnya.

Untuk itu, dia meminta kepada DPR RI untuk bisa segera menyelesaikan pembahasan RUU Cipta Kerja.

"Sudah jelas bahwa RUU Cipta Kerja harus segera di selesaikan oleh DPR RI pembahasannya dan disahkan segera, dan agar tidak jadi polemik," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya