Berita

Andre Rahadian mengaku masih butuh tambahan relawan dari tenaga medis/Net

Kesehatan

3 Ribu Relawan Medis Sudah Mulai Bertugas, Gugus Tugas Covid-19: Kami Masih Butuh Banyak

RABU, 29 APRIL 2020 | 12:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hingga Rabu (29/4), berdasarkan catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), total jumlah relawan yang mendaftar sudah 28.900 orang.

Dari jumlah itu, Ketua Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Andre Rahadian menyebutkan, ada 5.500 relawan medis yang ikut mendaftar.

"Itu 5.500 relawan medis dan sisanya relawan nonmedis dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke," terang Andre Rahadian dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (29/4).


Namun, khusus untuk relawan medis, tidak seluruhnya diterima. Dari 5.500 relawan medis yang mendaftar, hanya sebagian yang berhasil lolos masuk kualifikasi dan diterima untuk bertugas.

"Setelah kita sisir, setelah kita seleksi lagi, yang siap ada sekitar 2.500 sampai 3 ribu. Jadi jumlahnya enggak sesuai dengan semua yang mendaftar," ungkapnya.

Proses seleksi yang dilakukan Gugus Tugas, lanjut Andre Rahadian, menetapkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi pendaftar. Baik dari segi administratif maupun kemampuan individu.

"Misalnya kita mengharuskan adanya surat tanda registrasi, kita mengharuskan adanya pesetujuan dari keluarga. Karena memang jangka waktu mereka ada di rumah sakit atau di fasilitas kesehatan itu paling tidak 30 hari," tutur Andre Rahadian.

Meski begitu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menegaskan masih membutuhkan banyak relawan tenaga medis. Sebab, diungkapkan Andre Rahadian, relawan nonmedis kebanyakan bertugas di bidang logistik dan administrasi umum.

Sementara, jumlah relawan medis yang dibutuhkan untuk perawatan pasien, pemeriksaan laboratorium, dan sejenisnya masih minim. Apalgi jika melihat data kasus yang berkembang hingga Selasa kemarin (28/4), akumulasi kasus positif sudah mencapai 9.511 orang.

"Kami sampaikan bahwa banyak kebutuhan untuk relawan tenaga medis," pungkas Andre Rahadian.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya