Berita

Christina Aryani/Net

Politik

Christina Aryani Dorong Pemerintah Lakukan Pendataan PMI Di Malaysia Dan Segera Salurkan Bantuan

SELASA, 28 APRIL 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mendorong pemerintah melakukan pendataan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di luar negeri, khususnya di Malaysia yang terkena imbas kebijakan lockdown pemerintah setempat.

Pendataan ini, antara lain untuk memastikan PMI yang belum mendapatkan bantuan kebutuhan pokok dari pemerintah, bisa segera mendapatkan bantuan.

Begitu kata anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (28/4).  


"Kami mendorong agar pendataan yang membutuhkan bantuan dan distribusi bantuan bisa dijalankan dengan lebih cepat. Mengingat sudah banyak PMI yang kesulitan memenuhi kebutuhan makannya," ucap Christina.

Christina menyatakan, terkait nasib para PMI di Malaysia, pihaknya telah menyampaikan langsung kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto agar pemerintah menjamin kebutuhan pokok PMI.

Terutama, bagi PMI berpenghasilan harian yang notabene masuk kelompok rentan terdampak Covid-19.

"Sebagaimana telah kami sampaikan pada Menlu dan Panglima TNI, kami meminta agar kebutuhan pokok kelompok rentan pekerja harian yang dengan berlakunya Movement Control Order/PKP menjadi kehilangan penghasilannya agar diperhatikan," tuturnya.

"Bantuan sembako sudah dijalankan oleh Kemenlu melalui perwakilan kita di Malaysia hanya saja belum semua yang membutuhkan bisa menerima," imbuh Christina Aryani.

Lebih jauh daripada itu, lanjut Politisi muda partai Golkar ini, per 25 April 2020 pihaknya mencatat baru 135 ribu bantuan berupa paket sembako telah disalurkan ke negeri Jiran.

Namun begitu, Christina Aryani menegaskan DPR memastikan tetap melakukan pengawasan.  

"Terhitung 25 April baru 135 ribu paket sembako yang berhasil disalurkan. Padahal jumlah yang membutuhkan jauh di atas itu," demikian Christina Aryani.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya