Berita

Presiden Jokowi bagikan sembako/Net

Politik

Jokowi Bagi-bagi Sembako Lagi, Waketum Gerindra: Yang Mengkritik Atau Meledek, Biarkan...

SELASA, 28 APRIL 2020 | 04:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi bagi-bagi sembako yang kembali dilakukan Presiden Joko Widodo di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) tak selalu dipandang negatif.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono. Menurut Poyuono, bagi-bagi sembako yang dilakukan langsung oleh Jokowi patut diapresiasi.

"Kangmas (Jokowi) sendiri langsung turun tangan membagi-bagikan sembako ke masyarakat di jalan Raya Kedung Halang, Bogor, Minggu kemarin. Hari Minggu loh, hari yang harusnya jadi milik keluarga berkumpul, tapi Kangmas tetap memikirkan masyarakat untuk membagi sembako," kata Arief Poyuono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (27/4).


Dengan aksi turun langsung ke lapangan ini, ia meyakini rakyat masih percaya terhadap Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemik Covid-19, terutama pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

Ia juga berharap aksi presiden tersebut bisa diikuti oleh para pembantunya untuk menolong secara langsung warga terdampak virus yang berasal dari Wuhan, China ini.

"Tapi sayang, rasa sayang dan kepedulian Kangmas terhadap masyarakat di saat saat pandemik Covid-19 tidak diikuti okeh para menteri-menterinya," tegasnya.

Di sisi lain, ia meminta kepada Presiden Jokowi tak ambil pusing terkait beragam kritikan terhadap aksi bagi-bagi sembako yang sudah beberapa kali dilakukan kepala negara itu.

"Biarkan saja banyak yang mengkritik, mencela atau meledek dengan membagi sembako ke masyarakat langsung. Jangan pedulikan mereka, saya yakin Kangmas hanya ingin melihat rakyat Indonesia bahagia dan merasa diperhatikan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya