Berita

Ravio Patra/Net

Presisi

Polda Metro Jaya Benarkan Tangkap Aktivis Demokrasi Ravio Patra

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 17:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jajaran Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap aktivis demokrasi, Ravio Patra.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, menyampaikan, Ravio diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tadi malam, di daerah Menteng, Jakarta Pusat.

"TKP penagkapan di Jalan Gelora, Menteng. Yang bersangkutan memang diduga menyiarkan berita onar atau membuat kekerasan atau menyebar kebencian," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (23/4).


Saat ini, Ravio masih menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan Ravio.

"Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya, karena ini diduga menyebarkan berita onar," imbuhnya.

Sementara itu, terkait adanya dugaan pembajakan akun WhatsApp milik Ravio, polisi masih belum bisa memberikan kepastian.

"Masih didalami kalau ada hasilnya kita sampaikan," pungkas Yusri.

Ravio Patra sebelumnya dikabarkan ditangkap oleh jajaran Polda Metro Jaya. Kasus ini diduga karena akun WhatsApp Ravio mengirim pesan berantai bernada provokasi.

Direktur Eksekutif Safenet, Damar Juniarto mengatakan pesan berantai ini terkirim karena diduga akun WA Ravio diretas. Saat itu, Ravio bercerita padanya pada Rabu (22/4) ketika membuka aplikasi WA muncul notifikasi jika nomor WA Ravio telah masuk di perangkat lain.

Ravio kemudian melakukan pengecekan kepada kotak masuk pesan singkat. Di sana ditemukan ada permintaan pengiriman kode OTP (one time password).

"Peristiwa ini saya minta segera dilaporkan ke WhatsApp, dan akhirnya oleh Head of Security Whatsapp dikatakan memang terbukti ada pembobolan," kata Damar saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya