Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Maruarar Sirait: Teladan Jokowi-Prabowo Lebih Bermakna Dari Seribu Pidato

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dalam sehari ini, publik diramaikan dengan dua berita. Pertama terkait dengan pernyataan Prabowo yang menyebutkan bahwa dia bersaksi semua keputusan Presiden Joko Widodo selalu berdasarkan keselamatan rakyat miskin. Kedua, restu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan kepada Sandiaga Uno menjadi Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19.

Tokoh nasional yang juga Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait mengaku senang dengan dua berita ini. Dia senang bagaimana Prabowo begitu obyektif dan sportif menilai dan menjalankan pemerintahan bersama Joko Widodo. Dia juga senang bagaimana Budi Gunawan merestui Sandiaga Uno.

"Ini berita inspiratif," kata Ara, demikian disapa, yang juga dikenal sebagai orang dekat Jokowi, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, beberapa saat lalu (Kamis, 23/4).


Menurut Maruarar, berita dan kejadian ini menjadi tanda bahwa semua pihak tahu kapan waktunya berkompetisi dan tahu kapan waktunya bersinergi membangun bangsa. Hal yang sama, Maruarar juga senang melihat bagaimana Jokowi, Ganjar Pranowo, Khofifah Indar Parawansa, Anies Baswaedan, Ridwan Kamil,  Ahok, Doni Monardo, Tito Karnavian, Erick Tohir dan lain-lain bergandengan tangan membangun bangsa dan negara.

"Mereka bekerja bersama di ruang tugas masing dengan profesional dan memakai hati," ungkap Ara, yang banyak mensupport berbagai komunitas untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Maruarar menilai bahwa Jokowi dan Prabowo sudah mentransformasi atau mengubah diri mereka dari seorang politisi menjadi seorang negarawan. Ini juga membuktikan bahwa keduanya mengutamakan kepentingan negara dan rakyat serta bisa saling menghormati dan sportif dalam mengakui keunggulan masing-masing.

"Di awal pemerintahan, kita tahu banyak pendukung Jokowi yang kecewa dengan keterlibatan Prabowo dalam pemerintahan. Pun demikian, kita tahu banyak pendukung Prabowo yang menolak Prabowo masuk di dalam pemerintahan," kata Ara.

Namun, sambung Ara, Jokowi tetap memberikan jabatan yang bahkan sangat strategis sebagai Menteri Pertahanan dan Prabowo pun berkenan. Ini merupakan wujud orisinalitas leadership Jokowi dan wujud sportivitas Prabowo.

Baik Jokowi maupun Prabowo, sambungnya lagi, patut diteladani oleh para politisi dan generasi muda Indonesia. Dan Indonesia  beruntung punya dua episentrum kekuatan politik yang berujung dengan kebersamaan.

"Indonesia bangga punya dua sosok yang memberikan contoh dan sikap. Sebab seribu pidato tak bermakna apa-apa dibanding sikap yang terpuji dan menginspirasi. Kita yakin dengan sumber daya manusia unggul dan keteladanan dari mereka, Indonesia akan terus berdiri tegak," demikian Ara.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya