Berita

Peluncuran satelit Noor/Net

Dunia

Iran Berhasil Luncurkan Satelit Militer Pertamanya, AS Geram

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 09:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran mengungkapkan pihaknya berhasil meluncurkan satelit militer pertama ke orbit yang memicu protes dari Amerika Serikat.

Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) pada Rabu (22/4) mengungkapkan, satelit "Noor" yang berarti cahaya telah mengorbit 425 km di atas permukaan Bumi. Noor diluncurkan menggunakan pembawa Qased atau "Messenger".

"Peluncur satelit Qased tiga tahap menggunakan kombinasi bahan bakar padat dan cair," ujar IRGC seperti dimuat Reuters.


Menanggapi peluncuran tersebut, AS tampaknya tidak senang. Pentagon juga enggan mengonfirmasi apakah Noor sudah berada di orbit. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo bahkan mengutuk peluncuran tersebut.

Keberhasilan Iran untuk melekkan satelit militernya di ruang angka memang sebuah kemajuan besar. Tetapi kemajuan tersebut dikatakan AS sebagai sebuah kemungkinan bagi iran untuk meluncurkan senjata jarak jauh, atau juga hulu ledak nuklir.

"Ini berjalan sangat jauh, yang berarti, ia memiliki kemampuan, sekali lagi, untuk mengancam tetangga mereka, sekutu kami. Dan kami ingin memastikan bahwa mereka tidak pernah dapat mengancam AS," ujar Wakil Ketua Gabungan Kepala Staf, Jenderal Angkatan Udara John Hyten.

Kendati begitu, Teheran langsung menyangkal tudingan AS dan menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan pengembangan senjata nuklir.

Sementara itu, pada Rabu, Pompeo mengatakan peluncuran satelit militer Iran tidak sesuai dengan resolusi PBB.

"Saya pikir setiap negara memiliki kewajiban untuk melapor ke PBB dan mengevaluasi apakah peluncuran rudal ini konsisten dengan resolusi Dewan Keamanan," ujar Pompeo.

"Saya tidak berpikir itu dari jarak jauh, saya pikir Iran perlu bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan," tambahnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya