Berita

Check point PSBB Tangerang Selatan/Net

Nusantara

Warga Tidak Disiplin, Pemkot Tangsel Pertimbangkan Perpanjang PSBB

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 03:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah memasuki hari ke lima.

Adanya PSBB ini diharapkan mampu mengurangi penyebaran Covi-19 di Tangsel yang masuk dalam zona merah.

Namun, nyatanya PSBB tak dihiraukan oleh masyatakat Tangsel, karena masih banyak pelanggar yang tak mematuhi aturan PSBB. Seperti tidak menggunakan sarung tangan atau masker dan masih berkendara berboncengan atau bersebelahan di kendaraan pribadi.


Bahkan, untuk jumlah Covid-19, melalui data dari Satuan Gugus Tugas per Rabu (22/4) disebutkan angka orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 913 kasus.

Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 353 kasus. Sementara jumlah positif sebanyak 84 kasus dan jumlah kematian karena Covid-19 sebanyak 70 kasus.

Melihat itu, Pemkot Tangsel melalui Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, jika masih banyak yang tidak disiplin bukan tidak mungkin PSBB akan diperpanjang.

"Jadi PSBB kita harus terus ketatkan. Kalau lihat seperti ini, PSBB yang sementara berkahir pada 1 Mei, kemungkinan akan kita perpanjang PSBB-nya sampai dua minggu ke depan," jelas Benyamin, Rabu (22/4).

Karena menurut Benyamin, ukuran disiplinnya atau outcome dari disiplin itu, adalah angka kasus Covid-19 menurun. Serta jumlah ODP dan PDP berkurang.

Perpanjangan PSBB itu telah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) 13/2020 dan Keputusan Walikota (Kepwal) Nomor 338/Kep.121-Huk/2020.

Namun begitu, Bang Ben sapaan karibnya, akan menjamin tidak akan memperpanjang masa PSBB, jika masyarakat mampu disiplin.

"Tapi kalau meningkat terus, ya mohon maaf. Disiplin warganya yang masih kurang," pungkas Bang Ben dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya