Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Wagub Ariza/Ist

Nusantara

Anies Baswedan: Ramadhan Tahun Ini Mirip Masa Rasulullah SAW, Kita Sambut Dengan Semangat

RABU, 22 APRIL 2020 | 20:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaksanaan Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dilakukan mulai hari Jumat (24/4).

Perpanjangan PSBB di Jakarta juga berbarengan dengan hari pertama bulan suci Ramadhan bagi umat Islam.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bulan puasa kali ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) masyarakat diminta untuk melakukan kegiatan peribadatan di rumahnya masing-masing.


"Bulan puasa adalah bulan di mana kita berada di masjid. Kita berkegiatan dari mulai subuh sampai tarawih. Masjid adalah sentralnya. Dan puasa kali ini akan menjadi berbeda karena kita semua akan melakukan kegiatan itu di rumah," ujar Anies dalam konferensi persnya di Balaikota DKI Jakarta Rabu (22/4).

Selain melakukan ibadah dari rumah, Anies juga menyampaikan bahwa kali ini masyarakat diminta untuk tidak melakukan buka puasa bersama di luar melainkan berbuka di rumah bersama keluarga.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bercerita bahwa Ramadan kali ini mengalami kemiripan dengan Ramadhan pada saat Nabi besar Muhammad SAW. 

Pada saat itu, kata Anies, semua tidak dikerjakan di masjid. Walau sempat tarawih di masjid, tapi kemudian tarawih kembali di rumah.

"Kali ini, kita mendapatkan kesempatan untuk memasuki bulan suci Ramadhan di dalam suasana yang mirip dengan suasana itu. Ini kesempatan bagi kita," jelasnya.

Anies pun mengajak masyarakat pada Jumat lusa yang bertepatan dengan tanggal 1 Ramadhan, menyambut dengan penuh semangat.

Tujuannya, untuk meningkatkan ketakwaan, menahan hawa nafsu, sambil tetap memerangi pandemik Covid-19.

"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah bulan suci Ramadhan yang betul-betul meningkatkan kegiatan peribadatan di tingkat keluarga dengan baik. Karena semua dikerjakan bersama-sama," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya