Berita

Pemandu karaoke bekas lokalisasi GBL/RMOLJateng

Nusantara

LC Karaoke Eks Lokalisasi GBL Ditolak Mudik, Satpol PP Siap Antar

RABU, 22 APRIL 2020 | 15:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beberapa pemandu karaoke atau LC di eks lokalisasi Gambilangu atau biasa disebut GBL, Semarang tak bisa kembali ke kampung halaman lantaran ditolak kampung asalnya.

"Karena ditolak pulang ke halamannya, para LC ini memilih kost di sekitaran GBL," ujar Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (22/4).

Sebagai bentuk empati, Satpol PP Kota Semarang akan mengantar para LC ini pulang ke kampung asalnya usai adanya edaran dan penutupan sementara seluruh tempat hiburan di Semarang. Fajar menjelaskan, pengantaran tersebut akan dilakukan paling lambat tanggal 24 April 2020.


"Para LC, saat ini masih kita bina di kantor Satpol PP. Kami minta tolong semua kabupaten/kota mau menerima warganya. Apalagi mereka negatif dari wabah Covid-19. Apabila didapati positif segera dirujuk ke rumah sakit," tambah Fajar.

Sedikitnya 25 LC tidak pulang kampung meski tempat karaokenya tutup saat Satpol PP Kota Semarang melakukan pantauan tempat hiburan yang bandel. Para LC itu dibawa ke kantor Satpol PP Kota Semarang untuk didata kemudian akan diantarkan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Sementara itu, hasil dari pantauan pihaknya, tempat hiburan semuanya tutup sesuai dengan edaran dari pemerintah.

"Bagi warga yang mengetahui ada tempat hiburan yang tetap bandel buka, untuk bisa melaporkan ke Satpol PP Kota Semarang," pungkas Fajar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya