Berita

n mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan/Net

Politik

Giliran Demokrat Desak Erick Thohir Jangan Cuma Bergemuruh

RABU, 22 APRIL 2020 | 12:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir didesak jangan hanya berkoar-koar mengenai keberadaan mafia dalam tata niaga alat kesehatan. Erick Thohir harus membuktikan ucapannya agar tidak terjadi pembiaran.

Jika sebelumnya politisi PDIP Adian Napitupulu yang mendesak agar Erick Thohir tidak hanya berkoar-koar di media, tapi harus tegas melaporkan dugaan mafia itu ke aparat penegak hukum.

Baca: Jujur Saja, Siapa Mafianya Pak Menteri


Kini desakan serupa disampaikan mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Dia meminta agar Erick Thohir tegas dengan membawa apa yang diucap tentang mafia besar dalam persoalan alat kesehatan dilaporkan ke KPK.

“Bisakah segera,” desak Hinca dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (22/4).

Dengan pelaporan itu, KPK bisa melakukan pendalaman, sehingga jika terbukti ada mafia bisa segera diatasi. Desakan itu penting, selain untuk membuktikan ucapan Erick Thohir, juga untuk mempercepat penanganan Covid-19.

“Agar kita tak hanya dengar gemuruh suara saja tentang mafia tersebut, tapi kita ingin lihat KPK mengorek dan ungkap mereka,” tutupnya.

Sejauh ini, pihak KPK menegaskan belum mendapat laporan mengenai dugaan mafia tata niaga alat kesehatan itu dari Erick Thohir.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya