Berita

Ray Rangkuti/Net

Politik

Pemerintah Harus Jelaskan Kenapa Harga BBM Belum Juga Turun

RABU, 22 APRIL 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah perlu menjelaskan kepada masyarakat terkait belum turunnya hargaa BBM di tengah anjloknya harga minyak dunia.

Jika belum diturunkannya harga BBM mengacu pada konsumsi kendaraan pribadi yang memang menurun akibat Covid-19, namun tidak berlaku bagi industri dan kendaraan umum.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) untuk Indonesia, Ray Rangkuti saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/4).


"Konsumsi BBM untuk kenderaan pribadi jelas sangat menurun. Penggunaan mobil pribadi di masa corona ini sangat rendah. Jadi kebutuhan terhadap BBM juga sangat rendah. Tentu saja ini untuk konsumsi pribadi," ujar Ray Rangkuti.

"Kalau untuk pabrik, kenderaan umum, dan lainnya tentu perlu kajian lagi," imbuhnya.

Pengamat politik jebolan UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan, naik turunnya harga BBM juga tidak melulu mengikuti penurunan harga minyak dunia. Namun, harus juga mesti menyesuaikan penggunaan kendaraan pribadi.

"Kenaikan harga BBM misalnya, bukan saja karena ingin menyesuaikan dengan harga pasar dunia, tapi juga perlu untuk menekan penggunaan BBM untuk kenderaan pribadi," tuturnya.

Meski begitu, lanjut  Ray Rangkuti, apapun latarbelakang pemerintah yang belum menurunkan ataupun tidak menaikkan harga BBM lantaran anjloknya harga minyak dunia, pemerintah mesti menjelaskan kepada masyarakat.  

"Tapi apapun, tentu kita semua perlu mendesak pemerintah untuk memberi penjelasan akan hal ini," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya