Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Jokowi Putuskan Larang Mudik Idul Fitri, PKS: Terlambat, Masyarakat Sudah Pulang Kampung Duluan

SELASA, 21 APRIL 2020 | 16:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan pelarangan mudik yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo dinilai sangat terlambat.

Bagaimana tidak, masyarakat Indonesia sudah banyak yang memilih pulang ke kampung halamannya sejak beberapa pekan lalu.

Demikian kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam keterangannya, Selasa (21/4).


"Pertama larangannya sangat terlambat. Sudah banyak yang mudik. Dan peluang menjadi spreader sangat besar," kata Mardani Ali Sera.

Tak hanya itu, anggota Komisi II DPR RI ini menyarankan pemerintah agar tetap memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat yang belum mudik. Yakni, dengan menjamin kebutuhan keluarga para calon pemudik di kampung halamannya.

"Larangan ini mesti diikuti dengan apa yang mesti dilakukan Pemerintah. Biasanya yang mudik itu bawa bantuan untuk mereka yang di kampung. Pastikan bahwa ada bantuan yang diberikan dapat dicover Pemerintah," harapnya.

Lebih lanjut, Mardani Ali Sera meminta pemerintah untuk melakukan pengawasan ketat jika sudah menerapkan aturan pelarangan mudik.  

"Taanpa ada tim yang mengawal larangan ini akan ompong. Seperti apa yang terjadi dengan PSBB (pembatasan sosial berskala besar)," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya