Berita

Maskapai Batik Air angkut kargo obat-obatan dari China/Net

Bisnis

Dukung Pengiriman Logistik, Batik Air Angkut 1.293 Box Obat-obatan Dari China

SELASA, 21 APRIL 2020 | 00:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Maskapai Batik Air pastikan akan terus mendukung langkah pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan wabah pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie menyebutkan, salah satu dukungan maskapai milik Lion Air Group ini adalah mefasilitasi pengiriman kargo untuk obat-obatan.

Salah satunya, dengan layanan penerbangan sewa tertentu (charter), Batik Air membawa obat-obatan dari Bandar Udara Internasional Xiaoshan Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China menuju Indonesia.


"Batik Air penerbangan ID-8622 mengudara dari Soekarno-Hatta pukul 15.00 WIB dan telah tiba di Hangzhau pukul 22.35 waktu setempat," ujar Achmad Luthfie dalam keterangannya, Senin (20/4).

"Penerbangan kembali dari Hangzhou nomor ID-8623 pukul 00.35 waktu setempat dan mendarat di Soekarno-Hatta pada 06.10 WIB," dia menambahkan.

Dikatakan Luthfie, dalam penerbagangan tersebut setidaknya hampir 9 ton obat-obatan dibawa menuju Indonesia.

"Penerbangan membawa 17 awak pesawat serta total 1.293 box dengan berat 8.569 kg obat-obatan. Seluruh kargo telah menjalani pemeriksaan, pengawasan ketat dan dikemas menurut standar yang berlaku," jelasnya.

Selain soal standar pengemasan, Luthfie juga memastikan protokol kesehatan personel yang terlibat hingga sterilisasi bagasi penyimpanan kargo.

"Batik Air dalam penerbangan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah sejalan kelancaran distribusi kargo, membantu misi kemanusiaan di tengah pandemik Covid-19)," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya